ALO Dokter,Banyak studi telah menunjukkan tingginya prevalensi gangguan bahu (frozen shoulder) pada pasien diabetes melitus. Bahkan, meta analisis tahun 2016...
Diskusi Dokter
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)
Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel
Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang
ALO Dokter,Banyak studi telah menunjukkan tingginya prevalensi gangguan bahu (frozen shoulder) pada pasien diabetes melitus. Bahkan, meta analisis tahun 2016...
ALO Dokter,
Banyak studi telah menunjukkan tingginya prevalensi gangguan bahu (frozen shoulder) pada pasien diabetes melitus. Bahkan, meta analisis tahun 2016 mendapatkan pasien diabetes melitus memiliki risiko 5 kali lebih tinggi mengalami frozen shoulder daripada pasien tanpa diabetes.
Nah, studi oleh Park et al telah mendapatkan kadar gula darah puasa (GDP) yang berhubungan signifikan terhadap peningkatan risiko frozen shoulder, yaitu 90‒99 mg/dL atau lebih berhubungan signifikan. Sementara, penelitian oleh Chan et al mendapatkan peningkatan risiko frozen shoulder sebesar 2,77% untuk setiap satu unit kadar HbA1c di atas 7%.
Yuk, baca selengkapnya, di artikel SKP Alomedika, mengenai penatalaksanaan, pencegahan, dan patofisiologi frozen shoulder pada pasien diabetes melitus, ini.
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)
Mohoh maaf.
Akibat banyaknya jumlah pertanyaan yang diterima, maka untuk saat ini kami tidak bisa menerima pertanyaan tambahan di website alomedika.com.
Untuk membuat pertanyaan, Anda dapat segera mendownload aplikasi Alomedika untuk chat gratis bersama lebih dari 100 dokter pilihan, 24 jam penuh dan waktu tunggu kurang dari 10 menit.