Alo dokter, izin saya ada pasien dengan keluhan pembesaran memanjang pada lengan atas kiri, kira2 3 Minggu, pembesaran muncul pada lesi hipopigmentasi...
MH tipe PB bulan ke 5 apakah perlu penanganan reaksi kusta? - Diskusi Dokter
general_alomedikaDiskusi Dokter
- Kembali ke komunitas
MH tipe PB bulan ke 5 apakah perlu penanganan reaksi kusta?
Alo dokter, izin saya ada pasien dengan keluhan pembesaran memanjang pada lengan atas kiri, kira2 3 Minggu, pembesaran muncul pada lesi hipopigmentasi anastesi yang telah membaik, pembesaran awalnya nyeri, tidak merah, tidak demam dan tidak ada riwayat. Merah atau demam. Awal keluhan kolaborasi dengan puskesmas diberikan prednison selama 5 hari dan Sekarang pengobatan kusta bulan ke lima. Menurut dokter apakah perlu penanganan reaksi kusta dengan tappering prednison?
Terimakasih.
ALO Dokter.
Saya bantu jawab dengan ALOMEDIKA AI, ya dok..
Sekarang, ALOMEDIKA AI sudah tersedia di website, ya dok.. Berikut link Alomedika AI: https://www.alomedika.com/ai
Direct Answer
Kemungkinan yang perlu paling dipertimbangkan adalah reaksi kusta tipe 1 (reversal reaction) dengan neuritis, bila pembesaran memanjang itu sesuai penebalan saraf perifer pada area lesi lama, apalagi sempat nyeri. Pada kondisi seperti ini, prednison 5 hari umumnya terlalu singkat; bila memang ada neuritis/reaksi, biasanya dipertimbangkan kortikosteroid dengan durasi lebih panjang dan tapering sambil MDT kusta tetap dilanjutkan.
Namun sebelum memulai tapering, sebaiknya pastikan dulu:
- apakah benjolan yang tampak itu benar saraf menebal atau struktur lain
- ada/tidak defisit fungsi saraf baru: nyeri saraf, baal bertambah, kelemahan otot, penurunan keringat, clawing, penurunan kekuatan
Bila ada gangguan sensorik/motorik baru atau progresif, ini lebih mendukung neuritis aktif dan biasanya perlu terapi lebih agresif serta evaluasi fasilitas yang berpengalaman menangani kusta.
Detailed Answer
1) Diagnosis yang perlu dipikirkan
Yang paling mungkin untuk dipertimbangkan:
- Reaksi kusta tipe 1 pada pasien yang sedang bulan ke-5 multi-drug therapy (MDT), terutama bila lesi lama berubah aktif kembali
- Neuritis kusta dengan penebalan nervus ulnaris/radialis cutaneous/median, tergantung lokasi tepatnya di lengan
- Diagnosis banding: tromboflebitis superfisial, limfangitis, lipoma linear, kista, atau nodul subkutan lain; tetapi ketiadaan merah/demam dan adanya riwayat lesi hipopigmentasi anestesi membuat keterlibatan saraf lebih perlu dicari
2) Hal yang penting digali
Untuk menilai apakah ini benar reaksi/neuritis:
- apakah ada nyeri tekan sepanjang saraf
- apakah baal pada lesi atau distal memburuk
- apakah ada kelemahan menggenggam, abduksi jari, wrist/finger extension
- apakah ada lesi kulit menjadi lebih merah, edem, meninggi, atau muncul lesi baru
- riwayat reaksi sebelumnya, kepatuhan MDT, diabetes, hipertensi, gastritis, TB aktif, infeksi aktif sebelum steroid
3) Pemeriksaan fisik yang sebaiknya dilakukan
- Palpasi saraf perifer bilateral dan bandingkan: nervus ulnaris di sulkus epikondilus, medianus, radialis superfisialis, peroneus communis, tibialis posterior, aurikularis magnus
- nilai apakah saraf menebal, nyeri tekan, hangat
- pemeriksaan sensorik sederhana dengan kapas/pinprick pada area lesi dan distal saraf
- motorik:
- ulnaris: finger abduction/adduction, Froment sign
- medianus: opposition ibu jari
- radialis: wrist/finger extension
- cari tanda kerusakan fungsi baru: lagophthalmos, claw hand, foot drop
4) Kapan prednison tapering dipertimbangkan
Bila setelah evaluasi klinis ada:
- neuritis nyeri
- penurunan sensorik/motorik baru
- lesi/reaksi inflamasi yang mengarah ke reaksi tipe 1
Maka strategi yang dapat dipertimbangkan adalah:
- lanjutkan MDT kusta
- pertimbangkan prednison oral jangka lebih panjang dengan tapering, bukan 5 hari saja
Pendekatan yang sering dipakai secara klinis:
- prednison 40–60 mg/hari (atau sekitar 0,5–1 mg/kgBB/hari) pada neuritis/reaksi yang bermakna
- kemudian diturunkan bertahap sesuai respons klinis selama sekitar 12 minggu atau lebih
- bila berat badan kecil/komorbid banyak, dapat mulai di ujung bawah dosis
- evaluasi ulang fungsi saraf secara serial; bila memburuk saat taper, kadang perlu perlambatan taper
5) Contoh prinsip tapering
Contoh yang sering dipertimbangkan pada dewasa bila neuritis cukup jelas:
- mulai 40 mg/hari
- lalu turunkan bertahap tiap 2 minggu sesuai perbaikan klinis sampai stop dalam sekitar 12 minggu
Karena respons sangat bergantung pada fungsi saraf, saya lebih menyarankan taper berbasis evaluasi klinis lokal daripada skema kaku. Bila Anda kirim berat badan pasien dan ada/tidak defisit sensorimotor, saya bisa bantu hitungkan regimen yang lebih presisi.
6) Kapan sebaiknya dirujuk/naik fasilitas
Pertimbangkan evaluasi di fasilitas dengan pengalaman kusta/klinik saraf bila:
- ada kelemahan otot baru
- anestesi meluas atau progresif
- nyeri saraf berat
- diagnosis benjolan tidak jelas
- tidak membaik dalam 1–2 minggu terapi adekuat
- ada kecurigaan abses saraf atau diagnosis non-kusta
7) Catatan keamanan steroid
Sebelum steroid lebih panjang, pertimbangkan:
- tekanan darah, gula darah
- riwayat ulkus/gastritis
- infeksi aktif
- edukasi efek samping: hiperglikemia, dispepsia, edema, insomnia
Jadi, ya, bila ini memang reaksi kusta tipe 1 dengan neuritis, penggunaan prednison dengan tapering lebih masuk akal dibanding 5 hari saja. Tetapi kunci keputusan ada pada konfirmasi adanya neuritis aktif dan gangguan fungsi saraf. Informasi ini sebaiknya diinterpretasikan sesuai temuan klinis langsung pada pasien.
Sources:
[1] WHO. Guidelines for the Diagnosis, Treatment and Prevention of Leprosy.
[2] WHO. Pocket Book of Leprosy: Diagnosis and Management of Common Leprosy Reactions in Integrated Services.
[3] NLEP/HRSA. Guide to the Management of Hansen’s Disease.
[4] StatPearls. Leprosy.
[5] International Federation of Anti-Leprosy Associations (ILEP). Technical Guide on Leprosy Reactions and Nerve Damage.
Untuk membantu langkah berikutnya:
- Apakah pembesaran itu teraba sesuai lintasan nervus ulnaris dan ada nyeri tekan saraf saat dipalpasi?
- Apakah pasien mengalami baal atau kelemahan baru pada tangan kiri, misalnya genggaman melemah atau jari sulit dibuka?
- Bila Anda kirim berat badan pasien dan hasil pemeriksaan sensorimotor, saya bisa bantu susunkan regimen prednison tapering yang lebih spesifik.