Peran Durasi Istirahat dalam Latihan Beban - Diskusi Dokter

general_alomedika

ALO Dokter!Durasi istirahat (rest interval) merupakan variabel penting dalam latihan beban yang memengaruhi adaptasi otot melalui mekanisme bioenergetik,...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Peran Durasi Istirahat dalam Latihan Beban

    Dibuat 12 jam yang lalu

    ALO Dokter!

    Durasi istirahat (rest interval) merupakan variabel penting dalam latihan beban yang memengaruhi adaptasi otot melalui mekanisme bioenergetik, neuromuskular, dan molekuler. Rest interval menentukan derajat pemulihan sistem ATP–phosphocreatine (PCr), kapasitas produksi gaya, serta keberlanjutan volume latihan pada set berikutnya.

    Rest interval pendek (30–60 detik) menyebabkan resintesis PCr yang tidak optimal disertai peningkatan akumulasi metabolit seperti ion hidrogen dan fosfat anorganik. Kondisi ini meningkatkan stres metabolik, yang berperan dalam aktivasi jalur hipertrofi non-mekanik, namun secara bersamaan menurunkan kemampuan rekrutmen unit motorik berambang tinggi.

    Rest interval sedang (1–2 menit) memungkinkan pemulihan energi parsial sehingga tegangan mekanik dan volume latihan dapat dipertahankan. Kombinasi stres metabolik dan tegangan mekanik pada durasi ini mendukung aktivasi jalur anabolik otot yang lebih seimbang.

    Rest interval lebih panjang (3–5 menit) mendukung pemulihan hampir penuh ATP–PCr dan fungsi sistem saraf pusat, sehingga meningkatkan output gaya, konsistensi repetisi, serta rekrutmen unit motorik tipe II. Adaptasi yang dihasilkan terutama berupa peningkatan kekuatan otot dan hipertrofi dengan kualitas kontraktil yang lebih baik.

    Dengan demikian, durasi rest interval yang lebih pendek cenderung mengoptimalkan hipertrofi melalui stres metabolik, sedangkan rest interval yang lebih panjang lebih efektif untuk peningkatan kekuatan melalui mekanisme neuromuskular dan bioenergetik.