Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Kontrasepsi Darurat annisa-meidina 2026-01-30T09:57:58+07:00 2026-01-30T09:57:58+07:00
Kontrasepsi Darurat
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Kontrasepsi Darurat

Oleh :
dr. Alicia Pricelda
Share To Social Media:

Kontrasepsi darurat kontraindikasi pada kondisi kehamilan karena metode ini tidak efektif pada kehamilan yang sudah terjadi. Metode kombinasi estrogen–progestin tidak dianjurkan pada perempuan dengan kontraindikasi estrogen, seperti riwayat tromboemboli, penyakit kardiovaskular, atau migrain dengan aura. Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR) tembaga dikontraindikasikan pada kehamilan, infeksi pelvis aktif, dan kelainan anatomi uterus.

Peringatan penggunaan kontrasepsi darurat mencakup penurunan efektivitas bila penggunaan tertunda. Selain itu, perlu dilakukan konseling tentang metode kontrasepsi lanjutan bagi pasien.[1-5]

Kontraindikasi

Kehamilan yang telah dikonfirmasi merupakan kontraindikasi utama karena kontrasepsi darurat tidak memiliki efek terapeutik pada kehamilan yang sedang berlangsung. Pada kontrasepsi darurat oral, hipersensitivitas terhadap zat aktif merupakan kontraindikasi absolut.

Penggunaan ulipristal asetat perlu berhati-hati pada pasien dengan asma berat yang tidak terkontrol dengan glukokortikoid. Metode kombinasi estrogen–progestin juga memiliki kontraindikasi terkait komponen estrogen, seperti riwayat tromboemboli, penyakit kardiovaskular, dan migrain dengan aura.

Pada penggunaan AKDR tembaga sebagai kontrasepsi darurat, kontraindikasi mencakup kehamilan yang telah terjadi, infeksi pelvis aktif, servisitis purulen, penyakit radang panggul yang sedang berlangsung, serta perdarahan genital yang belum terdiagnosis penyebab dasarnya.[1,2,5,9,15]

Peringatan

Efikasi kontrasepsi darurat menurun seiring bertambahnya interval sejak hubungan seksual tanpa proteksi, sehingga pemberian harus dilakukan sesegera mungkin.

Pasien perlu diinformasikan bahwa kontrasepsi darurat tidak memberikan perlindungan terhadap hubungan seksual berikutnya dalam siklus yang sama dan tidak melindungi dari infeksi menular seksual. Selain itu, kontrasepsi darurat tidak dianjurkan sebagai metode kontrasepsi rutin.

Setelah penggunaan kontrasepsi darurat, dapat terjadi keterlambatan atau percepatan menstruasi, serta perdarahan tidak teratur, yang umumnya bersifat sementara. Namun, keterlambatan menstruasi yang memanjang atau nyeri abdomen hebat memerlukan evaluasi untuk menyingkirkan kehamilan, termasuk kehamilan ektopik.[1,2,5,9,15]

Referensi

1. Mierzejewska A, Walędziak M, Merks P, Różańska-Walędziak A. Emergency contraception - A narrative review of literature. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2024 Aug;299:188-192. doi: 10.1016/j.ejogrb.2024.06.015.
2. Ranganathan S, Gupta V. Postcoital Contraception. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK559157/
3. Rudzinski P, Lopuszynska I, Pazik D, Adamowicz D, Jargielo A, Cieslik A, Kosieradzka K, Stanczyk J, Meliksetian A, Wosinska A. Emergency contraception - A review. Eur J Obstet Gynecol Reprod Biol. 2023 Dec;291:213-218. doi: 10.1016/j.ejogrb.2023.10.035.
4. Govender I, Adeleke OA, Govender LL, Omole OB. Emergency contraception in primary health care. S Afr Fam Pract. 2025; 67(1):e1-e6. doi: 10.4102/safp.v67i1.6146.
5. Drugs.com. Levonorgestrel Emergency Contraceptive: Package Insert / Prescribing Info. 2025. https://www.drugs.com/pro/levonorgestrel-emergency-contraceptive.html
9. Drugs.com. Paragard: Package Insert / Prescribing Info. 2024. https://www.drugs.com/pro/paragard.html
15. Drugs.com. Ulipristal. 2025. https://www.drugs.com/monograph/ulipristal.html

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Kontrasepsi Da...

Artikel Terkait

  • Manfaat dan Keamanan Kontrasepsi Emergensi Oral
    Manfaat dan Keamanan Kontrasepsi Emergensi Oral
  • Metode Kontrasepsi Darurat
    Metode Kontrasepsi Darurat
  • Peresepan Morning After Pill Secara Aman
    Peresepan Morning After Pill Secara Aman
  • Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
    Kontrasepsi Darurat – Panduan e-Prescription Alomedika
Diskusi Terbaru
dr.Nurul Inayah Ramadhany
Dibalas 2 jam yang lalu
Kapan pasien bisa berhubungan seksual setelah SC ERACS?
Oleh: dr.Nurul Inayah Ramadhany
1 Balasan
Dok kalau abis sc eract kapan pasien bisa berhubungan dgn suami ?
dr. ALOMEDIKA AI
Dibalas 18 September 2026, 11:40
ALOMEDIKA AI Dukung Dokter Hadapi Ledakan Pengetahuan Medis
Oleh: dr. ALOMEDIKA AI
1 Balasan
ALO Dokter.Segera gunakan ALOMEDIKA AI melalui aplikasi/website Alomedika: https://www.alomedika.com/aiPengetahuan medis terus berkembang, sementara waktu...
dr.Fikri
Dibalas 17 September 2026, 14:32
Kontrasepsi pada Hipertensi: Bisakah AI Membantu Memilih yang Aman?
Oleh: dr.Fikri
1 Balasan
Pasien perempuan berusia 33 tahun datang untuk konsultasi kontrasepsi. Pasien memilki riwayat hipertensi tidak terkontrol dan siklus haid yang tidak teratur....

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.