Apakah pasien hepatitis B harus diterapi seumur hidup? - Diskusi Dokter

general_alomedika

Alo dokter. Ijin bertanya. Apakah terapi pd pasien hepatitis b harus diberikan seumur hidup?Jika tidak, kapan kita bisa stop untuk terapi hepatitis b...

Diskusi Dokter

  • Kembali ke komunitas
  • Apakah pasien hepatitis B harus diterapi seumur hidup?

    Dibalas 24 April 2025, 06:44
    Anonymous
    Anonymous
    Dokter Umum

    Alo dokter. Ijin bertanya. Apakah terapi pd pasien hepatitis b harus diberikan seumur hidup?

    Jika tidak, kapan kita bisa stop untuk terapi hepatitis b tersebut? Terima kasih

22 April 2025, 08:25

Alo Dokter.

Pada pasien hepatitis B kronis, terapi antivirus dengan tenofovir atau entecavir seringkali dibutuhkan dalam jangka panjang bahkan bisa bersifat seumur hidup, terutama jika ada risiko tinggi kerusakan hati atau karsinoma hepatoseluler. Lakukan monitoring dengan pemeriksaan ALT dan HBV DNA setiap 3-6 bulan untuk evaluasi kerusakan hati dan tingkat replikasi virus. HBsAg biasanya diperiksa setiap 6-12 bulan untuk memantau respons terapi. Pemeriksaan HBeAg dan anti-HBe juga dilakukan untuk melihat status replikasi virus.

Untuk lebih lanjutnya, dokter bisa membaca beberapa artikel berikut:

https://www.alomedika.com/penyakit/gastroenterologi/hepatitis-b

https://www.alomedika.com/memahami-hasil-pemeriksaan-serologi-hepatitis-b

https://www.alomedika.com/inisiasi-farmakoterapi-hep-b-kronik

Semoga membantu, Dok

24 April 2025, 06:44

Nimbrung yaa, dok..

Mayoritas kasus hepatitis B kronis akan perlu terapi anti-HBV seumur hidup. Tapi, walaupun sangat jarang, penghentian terapi boleh dipertimbangkan pada pasien yang statusnya: HBeAg negatif, viral load undetectable setelah setidaknya 3 tahun terapi anti-HBV, dan tidak punya tanda klinis disfungsi hepar. Nah, seperti kata dr.Eurena, kalopun diputuskan untuk dihentikan terapinya, pasien tsb tetap perlu pemantauan ketat (biasanya tiap 3 bulan sekali) untuk deteksi seandainya terjadi viremia rekuren, ALT flare, seroversi, dsb.