Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penatalaksanaan Fibrosarkoma general_alomedika 2022-10-07T11:00:03+07:00 2022-10-07T11:00:03+07:00
Fibrosarkoma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Penatalaksanaan Fibrosarkoma

Oleh :
dr. Reren Ramanda
Share To Social Media:

Penatalaksanaan pilihan untuk fibrosarkoma dan sarkoma jaringan lunak lainnya adalah pembedahan reseksi. Terapi radiasi serta kemoterapi bisa menjadi alternatif pada kasus-kasus tertentu yang tidak dapat menjalani pembedahan. Namun, perlu diketahui bahwa fibrosarkoma relatif tidak sensitif terhadap kedua modalitas terapi tersebut. [1,10]

Terapi Bedah

Terapi bedah masih merupakan pilihan utama pada penyakit fibrosarkoma dan sarkoma jaringan lunak lain yang terlokalisir. Prosedur bedah bergantung pada lokasi, ukuran, dan derajat keganasan tumor. Tujuan dari terapi bedah adalah membuang sebersih mungkin jaringan tumor berdasarkan batas yang ditentukan walaupun harus mengorbankan jaringan sehat. Saat ini, belum ada rekomendasi luasan margin saat melakukan reseksi, tetapi umumnya diberlakukan batas 2 cm pada jaringan yang sehat.

Pada kasus tumor intramuskular yang terlokalisir, kompartemen otot yang terpengaruh dapat direseksi en-bloc. Pada keadaan ini, terapi radiasi adjuvan tidak diperlukan.

Jika tumor tidak mencapai origo dan insersio otot, atau pada kasus dimana terjadi pertumbuhan ekstrakompartemen, reseksi luas lebih direkomendasikan. Selama memungkinkan, reseksi tumor margin-free harus diutamakan untuk meminimalisir risiko rekurensi.

Jika tumor terletak cukup dalam, derajat tinggi, dan ukuran ≥ 5 cm, radiasi setelah dilakukan reseksi sangat direkomendasikan. [1,2,11]

Kemoterapi

Kemoterapi dapat diberikan pada pasien fibrosarkoma sebagai adjuvan bersama terapi pembedahan, atau sebagai terapi utama pada pasien yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pembedahan.

Walaupun telah dilakukan kemoterapi, lebih dari setengah pasien berisiko mengalami rekurensi. Rekurensi terjadi dengan waktu estimasi rerata 12-15 bulan. Sehingga pada kasus yang sudah mengalami metastasis atau tidak memungkinkan dilakukan reseksi, tata laksana biasanya bersifat paliatif dengan kemotrapi agen sitotoksik.

Agen sitotoksik yang digunakan sebagai pilihan utama adalah yang berbasis anthracycline, seperti doxorubisin. Pilihan lainnya adalah agen sitotoksik yang berbasis gemcitabine. Agen lain seperti dacarbazine dan ifosfamide hanya memperlihatkan perbaikan respon klinis, tetapi tidak memberikan perbaikan yang signifikan dalam angka harapan hidup. [1,16]

Terapi Radiasi

Efikasi terapi radiasi sebagai terapi adjuvan dipercaya cukup baik. Umumnya terapi radiasi diindikasikan pada tumor dengan ukuran > 5 cm. Terapi radiasi dapat melokalisir tumor, sehingga mempermudah saat dilakukan reseksi, mengurangi risiko rekurensi, dan dapat mempertahankan lebih banyak jaringan normal dengan planning pembedahan yang baik. Radiasi dapat dilakukan sebelum atau setelah tindakan operasi bedah. [1,11]

Referensi

1. Augsburger, Daniela et al. Current diagnostics and treatment of fibrosarcoma –perspectives for future therapeutic targets and strategies. Oncotarget. 2017 Nov 28; 8(61): 104638–104653. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5732833/
2. Dickey ID. Medscape: Fibrosarcoma. 2018. Available from : https://emedicine.medscape.com/article/1257520-overview#showall
10. Shrivastava, Sandhya et al. Fibrosarcoma of maxilla: A rare case report. J Oral Maxillofac Pathol. 2016 Jan-Apr; 20(1): 162. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4860923/
11. Nystrom LM et al. Multidisciplinary Management of Soft Tissue Sarcoma. ScientificWorldJournal. 2013; 2013: 852462. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3745982/
16. Dancsok AR, Aburaya KA and Nielsen TO. Advances in sarcoma diagnostics and treatment. Oncotarget. 2017 Jan 24; 8(4): 7068–7093. Available from : https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5351692/

Diagnosis Fibrosarkoma
Prognosis Fibrosarkoma
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 02 November 2026, 13:35
Lonjakan Flu 2026! Diskusi dengan ahlinya, yuk, Dok!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter.Super flu?!? Flu tak membunuh sendiri!Stop steroid, waspadai infeksi sekunder, dan perbarui tata laksana.Segera Daftar!Webinar “Influenza Outbreak...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 15 jam yang lalu
Ikuti MOOC/e-Course BerSKP - Pendekatan Klinis pada Prematuritas serta Kelainan Kongenital
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!🤱Deteksi dini dan penanganan yang tepat berperan penting dalam mencegah komplikasi pada bayi prematur dan bayi dengan kelainan kongenital. Upaya...
Anonymous
Dibalas 02 November 2026, 10:49
Pasien 7 tahun dengan nyeri telinga dan telinga penuh serumen, apakah perlu dirujuk atau diberi tetes telinga?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO dokter, saya ada kasus anak usia 7 th keluhan bapilnas dan telinga nyeri. Saat saya periksa, telinga penuh serumen (tp bkn serumen prop) hingga MT sukar...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.