Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Sindrom Zollinger-Ellison annisa-meidina 2026-08-20T15:02:19+07:00 2026-08-20T15:02:19+07:00
Sindrom Zollinger-Ellison
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan
  • Panduan e-Prescription

Epidemiologi Sindrom Zollinger-Ellison

Oleh :
dr. Siti Solichatul Makkiyyah
Share To Social Media:

Data epidemiologi mengindikasikan bahwa kejadian sindrom Zollinger-Ellison termasuk sangat jarang, yaitu dijumpai pada hanya 0,1-1% pasien dengan penyakit ulkus peptikum. Kebanyakan kasus gastrinoma terjadi secara sporadik (75%), sedangkan 25% terkait dengan multiple endocrine neoplasia type 1 (MEN-1).[2]

Global

Secara global, epidemiologi sindrom Zollinger-Ellison termasuk sangat jarang, yaitu dijumpai pada hanya 0,1-1% pasien dengan penyakit ulkus peptikum. Gastrinoma ditemukan pada 0,1–3 orang per juta populasi.[2,3]

Semua ras dapat terkena sindrom Zollinger-Ellison. Dalam hal jenis kelamin, beberapa bukti menunjukkan adanya sedikit predominansi pria, dengan rasio pria terhadap wanita 1,3:1.[7]

Gastrinoma dengan manifestasi klinis sindrom Zollinger-Ellison dijumpai pada sekitar 80% kasus. Sementara itu pada MEN-1, gastrinoma dengan sindrom Zollinger-Ellison dijumpai pada sekitar 50% kasus.[2]

Indonesia

Belum tersedia data epidemiologi nasional terkait sindrom Zollinger-Ellison di Indonesia.

Mortalitas

Terdapat perbedaan dalam mortalitas antara kedua bentuk sindrom Zollinger-Ellison. Pada sindrom Zollinger-Ellison sporadis, penyakit ini secara signifikan terkait dengan kematian. Dilaporkan bahwa 86% kematian pada pasien sindrom Zollinger-Ellison sporadis disebabkan oleh penyakit itu sendiri. Sebaliknya, pada MEN-1/ZES, tidak ada pasien yang dilaporkan meninggal akibat perkembangan penyakit.

Secara keseluruhan, pasien dengan MEN-1/ZES memiliki prognosis yang lebih baik, dengan median overall survival (OS) 310 bulan (sekitar 25,8 tahun), jauh lebih lama dibandingkan 168 bulan (14 tahun) pada sindrom Zollinger-Ellison sporadis.[6,8,9]

Pembedahan terbukti sangat bermanfaat, terutama pada kasus sporadis. Pada pasien sindrom Zollinger-Ellison sporadis, tindakan bedah secara signifikan mengurangi mortalitas terkait penyakit (disease-related mortality) dengan hazard ratio (HR) 0,14 dan mortalitas semua penyebab (all-cause mortality) dengan HR 0,11. Namun, efek menguntungkan ini tidak terlihat pada pasien dengan MEN-1/ZES.[7,9]

Referensi

2. Anton Alekseevich T., Artem Sosovich K., Gunel Mardankyzy I., et al. Zollinger-Ellison Syndrome: An Overview. Journal of Neonatal Surgery ISSN. 2025 pp. 164–176. https://www.jneonatalsurg.compg.164ORCID:https://orcid.org/0009-0009-7903-0272
3. Metelski J., Metelska A., Sereda D., Nieścior H., Szwed M. Zollinger-Ellison Syndrome - review. Journal of Education, Health and Sport. 2022; 12(8): 523–532. DOI:10.12775/JEHS.2022.12.08.055
6. Chatzipanagiotou O., Schizas D., Vailas M., et al. All you need to know about gastrinoma today | Gastrinoma and Zollinger-Ellison syndrome: A thorough update. Journal of neuroendocrinology. J Neuroendocrinol; 2023; 35(4). DOI:10.1111/JNE.13267
7. Roy PK. Zollinger-Ellison Syndrome. Medscape. 2025. https://emedicine.medscape.com/article/183555-overview?icd=login_success_email_match_norm
8. Massironi S., Rossi RE., Laffusa A., Eller-Vainicher C., Cavalcoli F., Zilli A., et al. Sporadic and MEN1-related gastrinoma and Zollinger–Ellison syndrome: differences in clinical characteristics and survival outcomes. Journal of Endocrinological Investigation. 2022. 46:5. Springer; 27 November 2022; 46(5): 957–965.
9. Singh MH., Fraker DL., Metz DC. Importance of Surveillance for Multiple Endocrine Neoplasia-1 and Surgery in Patients With Sporadic Zollinger-Ellison Syndrome. Clinical Gastroenterology and Hepatology. 2012; 10(11): 1262–1269.

Etiologi Sindrom Zollinger-Ellison
Diagnosis Sindrom Zollinger-Ellison

Artikel Terkait

  • Latihan Pernapasan Diafragma untuk Penatalaksanaan Gastroesophageal Reflux Disease
    Latihan Pernapasan Diafragma untuk Penatalaksanaan Gastroesophageal Reflux Disease
  • Peran Obat Sitoprotektor pada GERD dan Gastritis
    Peran Obat Sitoprotektor pada GERD dan Gastritis
  • Dispepsia – Panduan E-Prescription Alomedika
    Dispepsia – Panduan E-Prescription Alomedika
  • Penyebab dan Manajemen Hematemesis pada Anak
    Penyebab dan Manajemen Hematemesis pada Anak
  • Makanan Alternatif untuk Pasien GERD: Menjelajahi Potensi Nasi Jagung dan Nasi Singkong
    Makanan Alternatif untuk Pasien GERD: Menjelajahi Potensi Nasi Jagung dan Nasi Singkong

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 12 Desember 2025, 08:01
GERD Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Nasinya yang Salah!
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
2 Balasan
ALO Dokter!Segera ikuti penjelasan dr.Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK terkait gizi penderita GERD dengan klik link ini:...
Anonymous
Dibalas 23 Agustus 2025, 09:46
Pemberian omeprazole untuk ibu hamil
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO Dokter. Saya memiliki ibu hamil 3 bln yang menderita gerd, apakah diberikan omeprasole aman?
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 20 November 2025, 11:28
Ubah Pola Makan GERD: Pilih Serat Tinggi, Kurangi Glukosa!
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
6 Balasan
ALO Dokter!Manajemen GERD tidak hanya terapi medikamentosa, tetapi juga berfokus kepada manajemen non-medikamentosa. Salah satu modifikasi gaya hidup yang...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.