Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Komplikasi Rinoskopi general_alomedika 2023-02-07T10:05:58+07:00 2023-02-07T10:05:58+07:00
Rinoskopi
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Komplikasi Rinoskopi

Oleh :
dr. Monik Alamanda
Share To Social Media:

Komplikasi rinoskopi mencakup rasa tidak nyaman, epistaksis, dan refleks muntah.

Rinoskopi anterior dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan epistaksis akibat sentuhan instrumen dengan mukosa nasal. [3,7] Hal ini dapat dicegah dengan meminimalisir kontak dengan mukosa nasal. Apabila terjadi epistaksis selama atau setelah rinoskopi, tata laksana awal epistaksis dapat dilakukan, seperti penyemprotan dekongestan topikal dan penekanan alar nasi selama 10-15 menit.[10]

Rinoskopi posterior dapat memicu refleks muntah karena cermin dimasukkan ke dalam bagian belakang rongga mulut. Risiko dapat dikurangi dengan menggunakan obat anestesi topikal.[5]

Referensi

5. Garcia J., Massegur H. Examination of the Nasal Cavity and Paranasal Sinuses. Anniko M., Bernal-Sprekelsen M., Bonkowsky V., Bradley P., Iurato S. (eds) Otorhinolaryngology, Head and Neck Surgery. European Manual of Medicine, 2010. Springer, Berlin, Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-540-68940-9_10.
10. Adil A. Flexible Rhinoscopy: Background, Indications, Contraindications. Medscape, 2018. https://emedicine.medscape.com/article/1890801-overview#a5

Teknik Rinoskopi
Edukasi Pasien Rinoskopi

Artikel Terkait

  • Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
    Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
  • Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
    Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
  • Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
  • Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 27 Oktober 2026, 13:21
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...
Anonymous
Dibalas 12 jam yang lalu
Suspek PJB ASIANOTIK
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALo Dokter, saya nemuin bising jantung pd anak usia antara 5-7 tahunan di klinik....ini harusnya rujuk ke SpA dulu atau boleh SpJP ya? Fyi, ini klinik...
dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
Dibalas 27 Oktober 2026, 07:52
Edema akibat Amlodipine
Oleh: dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
1 Balasan
Izin konsultasi pada teman sejawat dokter spesialis penyakit dalam. Pasien wanita, usia 66 tahun. Sudah berobat ke RS, dengan diagnosis CKD dengan hipertensi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.