Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Pedoman Klinis Rinoskopi general_alomedika 2023-02-07T10:06:18+07:00 2023-02-07T10:06:18+07:00
Rinoskopi
  • Pendahuluan
  • Indikasi
  • Kontraindikasi
  • Teknik
  • Komplikasi
  • Edukasi Pasien
  • Pedoman Klinis

Pedoman Klinis Rinoskopi

Oleh :
dr. Monik Alamanda
Share To Social Media:

Pedoman klinis terkait rinoskopi adalah pemeriksaan untuk mengevaluasi kavitas nasal bagian anterior dan posterior dan mendeteksi berbagai kelainan terkait rongga hidung, termasuk sinusitis, rinitis, ataupun massa.

Rinoskopi dapat dibagi menjadi rinoskopi anterior dan posterior. Indikasi rinoskopi anterior adalah upaya diagnostik keluhan sinonasal, pengambilan sampel untuk pemeriksaan laboratorium, dan tindakan terapeutik untuk ekstraksi benda asing atau pemasangan tampon hidung. Dekongestan topikal dapat diberikan apabila terdapat kongesti nasal yang mengganggu pemeriksaan.

Rinoskopi posterior dilakukan dengan memasukkan cermin ke bagian belakang rongga mulut, kemudian diarahkan ke superior untuk melihat bagian posterior dari hidung. Pemeriksaan rinoskopi posterior dapat menginduksi refleks muntah. Refleks muntah dapat dikurangi dengan pemberian anestesi topikal. Rinoskopi posterior memiliki tingkat sensitivitas yang rendah, sehingga tidak disarankan sebagai pemeriksaan tunggal untuk mengeksklusi kelainan pada kavitas nasal posterior.[3,5,7,13]

Referensi

3. Scadding G, Hellings P, Alobid I, et al. Diagnostic tools in Rhinology EAACI position paper. Clin Transl Allergy. 2011;1(1):2. Published 2011 Jun 10. doi:10.1186/2045-7022-1-2
5. Garcia J., Massegur H. Examination of the Nasal Cavity and Paranasal Sinuses. Anniko M., Bernal-Sprekelsen M., Bonkowsky V., Bradley P., Iurato S. (eds) Otorhinolaryngology, Head and Neck Surgery. European Manual of Medicine, 2010. Springer, Berlin, Heidelberg. https://doi.org/10.1007/978-3-540-68940-9_10.
7. Cuvillo A del, Langdon C, Centellas S, Garcia-Piñero A, Sánchez J, Cádiz JM, et al. Clinical Village - Rhinoscopy / Nasal Endoscopy. EEACI; 2015. http://www.eaaci.org/congresses/eaaci2015/clinical_village/posters/eaaci2015_clinicalvillage_station13_nasal.pdf
13. Chainansamit S, Chit-uea-ophat C, Reechaipichitkul W, Piromchai P. The Diagnostic Value of Traditional Nasal Examination Tools in an Endoscopic Era. Ear Nose Throat J. 2019; 0145561319875711.

Edukasi Pasien Rinoskopi

Artikel Terkait

  • Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
    Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
  • Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
    Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
  • Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
  • Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 27 Oktober 2026, 13:21
Ikuti Webinar ber-SKP Kemenkes - Glaukoma 2026: New Approach pada Mata Merah - Rabu, 11 November 2026 Jam: 14.00-15.30 WIB
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
Kerusakan saraf optik akibat glaukoma bisa terjadi diam-diam! Pasien dapat datang tanpa keluhan, padahal kerusakan sudah berlangsung tanpa disadari. Karena...
Anonymous
Dibalas 12 jam yang lalu
Suspek PJB ASIANOTIK
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALo Dokter, saya nemuin bising jantung pd anak usia antara 5-7 tahunan di klinik....ini harusnya rujuk ke SpA dulu atau boleh SpJP ya? Fyi, ini klinik...
dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
Dibalas 27 Oktober 2026, 07:52
Edema akibat Amlodipine
Oleh: dr. Agussyah Putra, M. Ked. (K. J.), Sp. K. J.
1 Balasan
Izin konsultasi pada teman sejawat dokter spesialis penyakit dalam. Pasien wanita, usia 66 tahun. Sudah berobat ke RS, dengan diagnosis CKD dengan hipertensi...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.