Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Kontraindikasi dan Peringatan Diethylcarbamazine general_alomedika 2026-09-10T11:27:05+07:00 2026-09-10T11:27:05+07:00
Diethylcarbamazine
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Kontraindikasi dan Peringatan Diethylcarbamazine

Oleh :
dr.Saphira Evani
Share To Social Media:

Kontraindikasi diethylcarbamazine adalah pasien dengan riwayat alergi diethylcarbamazine dan ibu hamil. Peringatan penggunaan diethylcarbamazine adalah pada pasien dengan sakit berat.[1,20]

Kontraindikasi

Diethylcarbamazine dikontraindikasikan pada ibu hamil dan pasien dengan riwayat alergi terhadap obat ini atau komponen lain sediaan obat. Diethylcarbamazine juga tidak digunakan pada pasien yang mengalami koinfeksi dengan onchocerciasis.

Penggunaan diethylcarbamazine pada pasien yang mengalami koinfeksi dengan onchocerciasis dapat memicu reaksi inflamasi berat akibat kematian mikrofilaria yang beredar di jaringan mata. Reaksi tersebut berisiko menyebabkan kerusakan okular serius, termasuk perburukan gangguan penglihatan hingga kebutaan.[1,16,20]

Peringatan

Pada pasien tanpa infestasi filaria yang mendasari, diethylcarbamazine perlu diberikan secara waspada pada individu dengan riwayat kejang atau faktor predisposisi kejang karena dapat meningkatkan risiko terjadinya konvulsi.

Dalam program pemberian obat massal, penggunaan diethylcarbamazine umumnya tidak dianjurkan pada pasien yang sangat lemah (frailty), lanjut usia, atau mengalami kondisi debilitasi berat, terutama bila disertai penyakit jantung atau gangguan ginjal. Jika terdapat penyakit akut atau gangguan kesehatan lain yang menyertai, pengobatan dengan diethylcarbamazine sebaiknya ditunda hingga kondisi pasien membaik.

Lebih lanjut, karena sediaan tablet mengandung laktosa monohidrat, pasien dengan intoleransi galaktosa herediter, defisiensi laktase tipe Lapp, atau malabsorpsi glukosa-galaktosa dapat mengalami gejala intoleransi.

Pada pasien dengan infestasi filaria, kewaspadaan khusus diperlukan terutama pada infeksi Loa loa dan koinfeksi onchocerciasis. Pada infeksi Loa loa, tingginya kadar mikrofilaria dalam darah berkaitan dengan peningkatan risiko efek samping berat setelah pemberian diethylcarbamazine, termasuk komplikasi neurologis serius seperti ensefalopati dan koma.

Sementara itu, diethylcarbamazine tidak boleh diberikan pada pasien yang juga terinfeksi onchocerciasis karena dapat memicu reaksi Mazzotti berupa reaksi kulit, sistemik, dan gangguan mata akibat kematian mikrofilaria yang cepat. Jika muncul tanda hipersensitivitas pada mata, pengobatan harus segera dihentikan karena terdapat risiko kehilangan penglihatan permanen.

Selain itu, diethylcarbamazine dapat menyebabkan kantuk sementara sehingga pasien perlu diingatkan untuk berhati-hati saat mengemudi atau mengoperasikan mesin selama penggunaan obat.[1,20]

 

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

1. WHOPAR. SUMMARY OF PRODUCT CHARACTERISTICS Diethylcarbamazine Citrate 100 mg Tablets. 2016. https://extranet.who.int/prequal/sites/default/files/whopar_files/NT002part4v1.pdf
16. WHO. Monitoring and epidemiological assessment of mass drug administration in the global programme to eliminate lymphatic filariasis: a manual for national elimination programmes, 2nd ed. 2025. https://www.who.int/publications/i/item/9789240105959
20. MIMS. Diethylcarbamazine. 2026. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/diethylcarbamazine?mtype=generic

Penggunaan pada Kehamilan dan Ib...
Pengawasan Klinis Diethylcarbama...

Artikel Terkait

  • Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
    Kondisi Terkini Infeksi Cacing Di Indonesia
Diskusi Terkait
dr. Saeful Anwar
Dibalas 04 April 2023, 20:38
Kelainan pada kulit yang menghitam dan membesar di hampir seluruh badan
Oleh: dr. Saeful Anwar
3 Balasan
Alo dokter, kemarin saya menemui pasien post op SC e.c PEB. Pasien tsb ada kelainan di kulit hampir seluruh badan seperti gambar dibawah ini, apakah...
dr. Yudha Ramdani
Dibalas 07 September 2020, 09:22
Pasien laki-laki usia 45 tahun dengan keluhan terdapat pembesaran pada skrotum
Oleh: dr. Yudha Ramdani
16 Balasan
Alo dokter, izin mau berdiskusi dokPasien laki laki diantar oleh istrinya, pasien usia 45 tahun datang dengan keluhan pegal dan sedikit nyeri pada paha serta...
dr. Adi Nugraha
Dibalas 07 November 2019, 16:09
Pengobatan massal FIlariasis untuk bayi dan anak di bawah 2 tahun di puskesmas
Oleh: dr. Adi Nugraha
9 Balasan
Alodokter. Mohon asupan nyaApakah pemberian DEC di puskesmas untuk pengobatan massal bisa diberikan pada bayi? Merujuk guideline yg pernah saya baca,...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.