Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penyakit Buerger general_alomedika 2023-03-02T08:31:31+07:00 2023-03-02T08:31:31+07:00
Penyakit Buerger
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Penyakit Buerger

Oleh :
dr.Daniel Budiono Sp JP
Share To Social Media:

Penyakit Buerger atau Buerger’s disease, disebut juga thromboangiitis obliterans atau von Winiwarter–Buerger syndrome, adalah suatu vaskulopati nonaterosklerotik yang melibatkan proses inflamasi dan oklusi segmental. Keadaan ini umumnya terjadi pada arteri dan vena ekstremitas berukuran kecil dan sedang. Penyakit ini sering mengenai perokok berusia di bawah 50 tahun.[1]

Etiologi penyakit Buerger masih belum diketahui, tetapi merokok merupakan faktor risiko utama yang berperan dalam fase awal patogenesis dan progresivitas penyakit. Faktor genetik, aktivasi sistem imun, keadaan hiperkoagulabilitas, disfungsi endotel, dan infeksi–inflamasi oral diduga berperan dalam patogenesis penyakit Buerger.[1,14]

buerger disease, burger, penyakit, alomedika

Gambar 1. Penyakit Buerger. Sumber: Openi, 2015.

Secara patologi, penyakit Buerger termasuk dalam vaskulitis. Faktor yang membedakan penyakit Buerger dengan vaskulitis lainnya adalah ditemukannya thrombus inflamasi tanpa nekrosis dinding pembuluh darah, kadar marker inflamasi fase akut normal, dan tidak ditemukan marker imunoaktivasi.[2]

Manifestasi klinis penyakit Buerger berupa iskemia pada distal ekstremitas, ulkus iskemik, atau gangren. Pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan laboratorium dan angiografi ditujukan untuk mengeksklusi diagnosis banding, seperti arteriosklerosis obliterans, thromboembolisme, dan vaskulitis lain.

Terapi penyakit Buerger adalah berhenti merokok. Terapi lain bersifat paliatif, karena belum ada terapi definitif untuk penyakit ini. Secara teori, terapi vasodilator menggunakan nitrat, prostasiklin, atau golongan calcium channel blocker seperti amlodipine, dapat membantu gejala vasospasme.[3,14]

 

 

Direvisi oleh: dr. Felicia Sutarli

Referensi

1. Cacione DG. Buerger’s Disease: Clinical Aspects and Evidence-Based Treatments, Vasculitis In Practice - An Update on Special Situations - Clinical and Therapeutic Considerations. IntechOpen, 2018. DOI: 10.5772/intechopen.74603
2. Arkkila PE. Thromboangiitis obliterans (Buerger's disease). Orphanet J Rare Dis. 2006;1:14. Published 2006 Apr 27. doi:10.1186/1750-1172-1-14
3. Galmer A, Weinberg I. Thromboangiitis Obliterans (Buerger's Disease). ACC Expert analysis, 2019. https://www.acc.org/latest-in-cardiology/articles/2019/10/21/15/05/thromboangiitis-obliterans
14. Fazeli B, Masoudian M.Smoking and Buerger’s Disease: From Hypotheses to Evidence Synthesis. Cent Asian J Med Hypotheses Ethics 2022:3(1):27-37. https://doi.org/10.47316/cajmhe.2022.3.1.03

Patofisiologi Penyakit Buerger
Diskusi Terkait
dr. Nurul Falah
Dibalas 09 November 2021, 13:38
Terapi endovaskular pada penyakit Buerger - Bedah Vaskular Ask the Expert
Oleh: dr. Nurul Falah
1 Balasan
Alo dr. Teguh Marten, M.Kes, Sp.B, Sub.BVE., izin bertanya dokter.Mengapa terapi endovaskular tidak direkomendasikan untuk penyakit Buerger? Lalu untuk...
dr. Nurul Falah
Dibalas 13 Oktober 2021, 14:01
Meminimalisir risiko amputasi pada Buerger's disease - Ortopedi Ask the Expert
Oleh: dr. Nurul Falah
1 Balasan
Alo Dr. dr. Humaryanto, Sp.OT, M.Kes., izin bertanya dokter.Pada kasus Buerger's disease, apakah ada saran atau terapi untuk meminimalisir risiko amputasi...
Anonymous
Dibalas 08 April 2021, 14:51
Hal-hal apa saja yang dapat menjadi penyebab dari terjadinya jari kaki yang terasa dingin
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Selamat siang sejawatMau bertanya, apa saja ya diagnosis banding dari keluhan jari kaki terasa dingin? Dingin hanya pada sebagian jari saja dan berlangsung 3...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.