Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Keratosis Pilaris general_alomedika 2024-01-11T15:04:45+07:00 2024-01-11T15:04:45+07:00
Keratosis Pilaris
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Keratosis Pilaris

Oleh :
dr. Audrey Amily
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa keratosis pilaris merupakan kondisi yang sangat umum ditemukan sehingga sering dianggap varian normal dari kulit. Keratosis pilaris lebih banyak ditemukan pada usia anak dan remaja tanpa predileksi jenis kelamin.[3,5,8]

Global

Keratosis pilaris diperkirakan terjadi pada 2-12% populasi pediatrik. Kondisi ini terjadi dalam perbandingan yang serupa pada pria dan wanita. Prevalensi keratosis pilaris meningkat pada individu dengan riwayat iktiosis vulgaris hingga 74%.[3,8]

Indonesia

Belum ada data epidemiologi keratosis pilaris di Indonesia.

Mortalitas

Keratosis pilaris tidak terkait dengan mortalitas. Kondisi ini dapat menghilang seiring pertambahan usia tanpa komplikasi jangka pendek ataupun jangka panjang. Morbiditas yang dapat dialami pasien adalah gangguan kosmetik yang menurunkan kepercayaan diri, terutama karena keratosis pilaris banyak dialami anak dan remaja.[1,3]

Referensi

1. Pennycook KB, McCready TA. Keratosis Pilaris. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK546708/
3. Alai N. Keratosis Pilaris. Medscape. 2020. https://emedicine.medscape.com/article/1070651-overview
5. Nukana PR. Keratosis Pilaris. Cermin Dunia Kedokteran. 2019;46:50-52
8. Landis MN. Keratosis Pilaris. Uptodate. 2020.

Etiologi Keratosis Pilaris
Diagnosis Keratosis Pilaris

Artikel Terkait

  • Asam Topikal Untuk Terapi Keratosis Pilaris
    Asam Topikal Untuk Terapi Keratosis Pilaris
Diskusi Terbaru
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 3 jam yang lalu
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas kemarin, 08:29
Saatnya Update! MMS untuk Luaran Kehamilan yang Lebih Baik - Ikuti Channel MMS di Alomedika
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Apakah suplementasi pada ibu hamil masih cukup dengan zat besi dan asam folat saja? Berbagai bukti ilmiah dan rekomendasi global menunjukkan bahwa...
dr.Eurena Maulidya
Dibalas 07 Juli 2026, 13:23
Ikuti e-Course ber SKP Kemenkes - The Metabolic Map: Peran Laboratorium dalam Deteksi Dini Sindrom Metabolik
Oleh: dr.Eurena Maulidya
1 Balasan
ALO Dokter!Link Daftar: https://www.alomedika.com/ecourse/the-metabolic-map-peran-laboratorium-dalam-deteksi-dini-sindrom-metabolikLink LMS:...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.