Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Tenosynovitis de Quervain general_alomedika 2024-04-23T07:46:39+07:00 2024-04-23T07:46:39+07:00
Tenosynovitis de Quervain
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Tenosynovitis de Quervain

Oleh :
dr. Michael Sintong Halomoan
Share To Social Media:

Data epidemiologi tenosynovitis de Quervain menunjukkan bahwa penyakit ini adalah salah satu penyebab tersering keluhan nyeri pergelangan tangan pada dewasa. Penyakit banyak ditemukan pada wanita usia 30-50 tahun dan menyebabkan kehilangan hari kerja yang signifikan setiap tahunnya.[2]

Global

Tenosynovitis de Quervain lebih sering terjadi pada populasi dewasa dalam rentang usia 30 sampai 55 tahun. Penyakit ini juga tiga kali lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki, di mana prevalensi penyakit ini berkisar pada 0,3% pada laki-laki dan 1,3% pada perempuan. Pada populasi perempuan, tenosynovitis de Quervain, termasuk keterlibatan bilateral, sering dialami oleh perempuan postpartum, terutama 4–6 minggu setelah melahirkan.[3,6,8]

Di Jerman, dilaporkan bahwa tenosynovitis de Quervain mempengaruhi sekitar 0,5% laki-laki dan 1,3% wanita usia pekerja. Hal ini menyebabkan kehilangan sebesar 2 juta hari kerja setiap tahunnya.[2]

Indonesia

Belum ada data epidemiologi tenosynovitis de Quervain di Indonesia.

Referensi

2. Stahl S, Vida D, Meisner C, Stahl AS, Schaller HE, et al. Work related etiology of de Quervain's tenosynovitis: a case-control study with prospectively collected data. BMC Musculoskelet Disord. 2015;16:126. Published 2015 May 28. doi:10.1186/s12891-015-0579-1
3. Satteson E, Tannan SC. De Quervain Tenosynovitis. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK442005/
6. Meals RA. De quervain tenosynovitis. Medscape. 2024. https://emedicine.medscape.com/article/1243387-overview
8. Mak J. De Quervain’s Tenosynovitis: Effective Diagnosis and Evidence-Based Treatment, Work-related Musculoskeletal Disorders, Orhan Korhan, IntechOpen, 2018. DOI: 10.5772/intechopen.82029.

Etiologi Tenosynovitis de Quervain
Diagnosis Tenosynovitis de Quervain
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 56 menit yang lalu
Hanya untuk 10 Sejawat Pertama: Isi Kuesioner, Ambil Voucher Rp100.000!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
1 Balasan
ALO Dokter. Opini medis Dokter sangat kami hargai dalam mengedukasi masyarakat untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, untuk kesempatan kali ini, kami...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 5 jam yang lalu
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas kemarin, 08:29
Saatnya Update! MMS untuk Luaran Kehamilan yang Lebih Baik - Ikuti Channel MMS di Alomedika
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Apakah suplementasi pada ibu hamil masih cukup dengan zat besi dan asam folat saja? Berbagai bukti ilmiah dan rekomendasi global menunjukkan bahwa...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.