Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Hematoma Aurikula general_alomedika 2024-11-20T10:04:57+07:00 2024-11-20T10:04:57+07:00
Hematoma Aurikula
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Hematoma Aurikula

Oleh :
Audric Albertus
Share To Social Media:

Hematoma aurikula merupakan keadaan terkumpulnya darah pada ruang antara perikondrium dan kartilago telinga. Hematoma aurikula umumnya terjadi akibat trauma tumpul yang berhubungan dengan olahraga kontak, kecelakaan, atau kekerasan. Beberapa faktor, seperti olahraga bergulat, tinju, seni bela diri, sepak bola atau rugby, tidak menggunakan pengaman kepala saat berolahraga atau berkendara motor atau sepeda, dan berkelahi, dapat meningkatkan risiko terjadinya hematoma aurikula.

Diagnosis hematoma aurikula dapat ditegakkan dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik. Hematoma aurikula umumnya ditemukan antara heliks dan antiheliks, serta dapat menyebar pada fossa antiheliks. Pasien umumnya merasakan gejala nyeri berdenyut ringan sampai sedang dan memiliki riwayat trauma pada daerah telinga.

MartialArtsNomad.com, Wikimedia Commons, 2011-min MartialArtsNomad.com, Wikimedia Commons, 2011.

Penanganan hematoma aurikula dilakukan segera setelah diagnosis untuk pencegahan terjadinya telinga cauliflower atau telinga pegulat. Tindakan evakuasi hematoma yang umum dilakukan adalah insisi dan drainase. Apabila hematoma hanya kecil, maka tindakan aspirasi jarum dapat menjadi pertimbangan.

Komplikasi berupa telinga kembang kol atau cauliflower ear dapat terjadi akibat hematoma aurikula yang tidak diterapi atau berulang. Pada kondisi ini, kartilago telinga menghilang dan terbentuk kartilago baru serta fibrosis.[1-3]

Referensi

1. Krogmann RJ, Jamal Z, King KC. Auricular Hematoma. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK531499/
2. Ingvaldsen CA, Tønseth KA. Auricular haematoma. Tidsskr Nor Laegeforen. 2017;137(2):105–7
3. Thill MP, Horoi M, Ostermann K, Depuydt C, Deschamps M, et al. Acute external ear lesions: clinical aspects, assessment and management. B-ENT. 2016;Suppl 26(1):155-171. PMID: 29461740.

Patofisiologi Hematoma Aurikula
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 17 jam yang lalu
Tata laksana kejang refrakter pada anak 4 bulan dengan BB 5 kg
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Pasien anak 5kg 4 bulan dengan kejang >30 menit riwayat diare karena minum sufor. diberikan phenobarbital di igd, hasil wbc 46 hb 8 plt 400 mulai syok dan...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 29 September 2026, 09:29
Kombinasi Asam Azelaic & Asam Salisilat pada Terapi Akne: Apa Kata Dokter Indonesia
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
2 Balasan
ALO Dokter.Yuk, kita baca artikel menarik tentang alternatif kombinasi bahan aktif dalam tata laksana akne:...
Anonymous
Dibalas 27 September 2026, 07:38
Apakah sudah indikasi rawat inap anak demam 5 hari dan tidak mau makan
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Anak laki laki 8 thn, bb 34 kg. demam hr ke 5 ka, sempat naik turun, terakhir demam pagi ini, batuk (+), nyeri tenggorokan (+), tdk mau makan karena lidah...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.