Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Farmakologi Vaksin BCG general_alomedika 2024-05-28T12:01:28+07:00 2024-05-28T12:01:28+07:00
Vaksin BCG
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Farmakologi Vaksin BCG

Oleh :
dr.Trisni Untari Dewi Sp.FK
Share To Social Media:

Farmakologi vaksin BCG (bacille calmette guerin) termasuk jenis vaksin hidup yang dilemahkan. Vaksin BCG digunakan untuk mencegah penyakit tuberkulosis (TB), dan sebagai imunoterapi intravesika pada kasus kanker kandung kemih. Vaksin BCG dapat memberikan innate immunity, adaptive immunity, maupun kekebalan yang terlatih yang diduga memiliki keterkaitan dengan mortalitas COVID-19.[9,10]

Farmakodinamik

Vaksin BCG berasal dari bakteri Mycobacterium bovis yang dilemahkan, dan digunakan sebagai upaya pencegahan penyakit TB serta imunoterapi intravesika pada kanker kandung kemih.

Mekanisme Kerja Pencegahan Tuberkulosis

Strain Mycobacterium bovis di dalam vaksin secara imunologi mirip dengan Mycobacterium tuberculosis, sehingga dapat menghasilkan imunitas yang diperantarai sel dan menstimulasikan infeksi TBC. Vaksin akan menginduksi respon imun adaptif dan menginduksi pembentukan antigen spesifik sel T dan sel B yang merangsang pengeluaran sitokin proinflamasi dan makrofag sel dendritik.[6,16]

Pemberian intrakutan menyebabkan pengambilan antigen oleh sel dendritik, yang kemudian masuk ke kelenjar getah bening dan mengakibatkan pengaktivan sel T. Pemberian adjuvant pada vaksin protein subunit menghasilkan sel T yang didominasi oleh respons memori sel TCM (T central memory) yang kurang terdiferensiasi, di mana sel-sel tersebut mengekspresikan IL-2 (interleukin) dan/atau TNF (tumor necrosis factor). [6,16]

Keseimbangan antara respon sel TCM dan sel TEM (T effector memory) akan memberikan kekebalan berumur panjang, di mana kumpulan sel memori yang tahan lama berada di jaringan limfoid sekunder. [6,16]

Mekanisme Kerja Imunoterapi Kanker Kandung Kemih

BCG yang digunakan pada kanker kandung kemih merupakan terapi imunologi intravesika, untuk membantu mencegah kanker tumbuh dan rekuren. Terapi BCG dengan cara menyuntikkan langsung ke dalam kandung kemih melalui kateter uretra.[4,5]

BCG yang masuk ke dalam kandung kemih akan menginduksi reaksi inflamasi lokal dan sistemik. Sel urotelial dan antigen-presenting cell (APC) menjadi aktif dan menyebabkan produksi sitokin dan kemokin, yang akan menarik granulosit dan sel mononuklear ke kandung kemih dan juga menarik neutrofil, monosit, makrofag, sel T, sel B dan sel natural killer (NK).[4,5]

Antigen BCG juga mengaktifkan sel T CD4 dan CD8 yang akan menginduksi respons sel TH1 dan sel TH2 yang berperan penting untuk aktivitas antitumor yang diinduksi BCG. Infiltrasi sel T CD4+ dan monosit ke dalam kandung kemih diduga memiliki efek langsung sebagai anti tumor.[4,5]

Farmakokinetik

Farmakokinetik vaksin BCG belum diketahui karena hingga saat ini belum ada studi mengenai farmakokinetik vaksin BCG. Studi oleh Verral et al menyimpulkan bahwa efek perlindungan BCG tergantung pada dosis dan tingkat minimum paparan patogen. Selain itu, disimpulkan juga bahwa efektivitas vaksin berkurang dengan bertambahnya usia sehingga efikasi vaksin BCG pada dewasa tidak setinggi pada anak.[12,17]

Referensi

4. Larsen ES, Joensen UN, Poulsen AM, Golleti D, Johansen IS. Bacillus Calmette–Guerin immunotherapy for bladder cancer: a review of immunological aspects, clinical effects and BCG infections. APMIS, 2019;128:92-103
5. Green DB, et al. Complications of Intravesical BCG Immunotherapy for Bladder Cancer. RadioGraphics 2019; 39:80-94
6. Soedjatmiko, Sitaresmi MN, Hadinegoro SRS, Kartasasmita CB, et al. Jadwal Imunisasi Anak Umur 0 – 18 tahun Rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia Tahun 2020. Satgas Imunisasi IDAI. Sari Pediatri 2020;22(4):252-60.
9. Dockrell HM, Smith S G. What Have We Learnt about BCG Vaccination in the last 20 Years. Front. Immunol, 2017; 8:1134. doi: 10.3389/fimmu.2017.01134
10. Arts RJ, et al. BCG Vaccination Protects against Experimental Viral Infection in Humans through the Induction of Cytokines Associated with Trained Immunity. Cell Host & Microbe, 2018;23:89-100
16. Andersen M, Scriba TJ. Moving tuberculosis vaccines from theory to practice. Nature Reviews Immunology, 2019;19: 550-62
17. Verrall, A. J., Alisjahbana, B., Apriani, L., Novianty, N., Nurani, A. C., van Laarhoven, A., et al. Early clearance of Mycobacterium tuberculosis: the Infect case contact cohort study in Indonesia. J. Infect. Dis, 2020; 221 (8):1351–1360.

Pendahuluan Vaksin BCG
Formulasi Vaksin BCG

Artikel Terkait

  • Pengobatan Tuberkulosis Fase Intensif
    Pengobatan Tuberkulosis Fase Intensif
  • Menangani Efek Samping Terapi Tuberkulosis
    Menangani Efek Samping Terapi Tuberkulosis
  • Penanganan Tuberkulosis Anak di Indonesia
    Penanganan Tuberkulosis Anak di Indonesia
  • Vaksin TB Generasi Baru Terbukti Tidak Efektif
    Vaksin TB Generasi Baru Terbukti Tidak Efektif
  • TCM atau Tes Cepat Molekuler untuk Diagnosis Tuberkulosis
    TCM atau Tes Cepat Molekuler untuk Diagnosis Tuberkulosis

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 15 Maret 2025, 12:12
Panduan pengobatan Tuberkulosis (TB) bulan ke 2 apakah ada guideline baru?
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo dokter, mohon maaf mau tanya adakah pedoman cara pemeberian obat tb terbaru. Yang saya tahu tahap lanjutan itu konsumsi obatnya seminggu 3 kali dibulan...
dr.Feby Diana Rutman
Dibalas 20 Februari 2025, 19:02
Kasus TBC paru dengan hasil rontgen TBC aktif dengan TCM no detected
Oleh: dr.Feby Diana Rutman
4 Balasan
Alo dokter mohon ijin konsul dsn diskusi, saya dokter di puskesmas memiliki pasien perempuan berumur 62 tahun, datang dengan keluhan batuk >2 bulan, demam...
Anonymous
Dibalas 13 Desember 2024, 20:18
Penggunaan Obat Antidiabetes dan Insulin pada penderita TB dengan DM
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Pada penderita TB dengan DM, pengobatan diabetes lebih disarankan untuk menggunakan insulin dibandingkan OAD. Hal ini dikarenakan penggunaan OAD bersamaan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.