Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Edukasi dan Promosi Kesehatan Prolaps Rektum general_alomedika 2022-09-29T11:23:22+07:00 2022-09-29T11:23:22+07:00
Prolaps Rektum
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Edukasi dan Promosi Kesehatan Prolaps Rektum

Oleh :
dr. Georgia Nadia
Share To Social Media:

Edukasi kepada pasien dengan prolaps rektum berfokus pada tata laksana nutrisi dan non farmakologis seperti pembedahan dan olahraga. Pasien harus dijelaskan mengenai pilihan terapi beserta kelebihan dan kekurangannya, dengan mempertimbangkan usia dan penyakit komorbid pasien. Promosi kesehatan untuk mencegah prolaps rektum adalah dengan cara mencegah faktor risiko mengejan serta menguatkan jaringan ikat dinding rektum.[1,5]

Edukasi Pasien

Edukasi yang perlu ditekankan pada pasien dengan prolaps rektum, terutama pasien dewasa adalah terapi definitif pada kasus prolaps rektum adalah dengan operasi, baik dengan prosedur abdominal maupun perineal. Pemilihan prosedur dipertimbangkan berdasarkan usia pasien, penyakit komorbid, besar prolaps rektum dan gejala yang menyertai. Terapi farmakologi hanya mengurangi gejala namun tidak menyembuhkan. Apabila menunda operasi, maka gejala klinis gangguan defekasi dapat menetap secara permanen.[1,5]

Pasien juga perlu diedukasi mengenai kemungkinan diperlukannya cairan intravena maupun nutrisi parenteral postoperasi sampai mobilitas usus membaik. Selain itu, diet tinggi serat, Kegel exercise, dan biofeedback dapat diinformasikan kepada pasien untuk mencegah rekurensi.[4,6]

Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit

Beberapa usaha preventif dapat dilakukan untuk mencegah prolaps rektum, berhubungan dengan hal-hal yang dapat meningkatkan tekanan intraabdomen sehingga memfasilitasi prolaps rektum. Upaya pencegahan penyakit yang dapat dilakukan, di antaranya adalah:

  • Mencegah konstipasi dengan cara mengonsumsi makanan tinggi serat, minum cukup air setiap hari, mengurangi konsumsi makanan olahan atau kemasan (processed food)
  • Menghindari sering mengangkat beban berat
  • Mencegah penyakit yang menyebabkan batuk lama, seperti penyakit paru obstruksi kronis (PPOK)
  • Mencegah persalinan per vaginam yang terlalu sering dan terlalu dekat jaraknya
  • Mengobati pasien dengan konstipasi maupun diare kronis sesuai dengan etiologi yang mendasari[1,5]

Selain itu, sistem saraf, otot dan jaringan ikat sekitar rektum juga harus dikuatkan, dengan cara sebagai berikut :

  • Memperbanyak aktivitas fisik dan olahraga seperti Kegel exercise, serta mengurangi sedentary lifestyle

  • Mengurangi stres dengan cara relaksasi dan meditasi[1,5]

 

 

Direvisi oleh: dr. Felicia Sutarli

Referensi

1. American Society of Colon and Rectal Surgeons. Rectal Prolapse. 2019. https://www.fascrs.org/patients/disease-condition/rectal-prolapse-expanded-version.
4. Jan Rakinic. Rectal Prolapse. 2018. https://emedicine.medscape.com/article/2026460-overview#a3.
5. Segal J, McKeown DG, Tavarez MM. Rectal Prolapse. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK532308/
6. Cannon JA. Evaluation, Diagnosis, and Medical Management of Rectal Prolapse. Clin Colon Rectal Surg. 2017 Feb;30(1):16-21. doi: 10.1055/s-0036-1593431. PMID: 28144208; PMCID: PMC5179269.

Prognosis Prolaps Rektum
Diskusi Terkait
dr.Astrid Sophia Wulandari
Dibalas 17 November 2022, 14:53
Benjolan berwarna kemerahan disertai lendir pada anus anak setiap BAB
Oleh: dr.Astrid Sophia Wulandari
2 Balasan
Alo, Dokter. Ijin bertanya, Pasien anak usia 5 tahun sejak 2 minggu yang lalu mengeluhkan setiap BAB keluar benjolan melalui anus berwarna kemerahan disertai...
Anonymous
Dibalas 05 Oktober 2022, 14:53
Operasi Emergensi untuk Prolaps Rekti - Bedah Ask the Expert
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO dr. Sonny Sp,BIjin bertanya dok, untuk pasien dengan prolaps rekti, salah satu tata laksananya adalah tindakan bedah. Apakah ada kondisi dimana bedah...
dr. Nurul Falah
Dibalas 26 Maret 2021, 10:13
Tatalaksana Non Bedah pada Prolaps Rekti - Bedah Ask the Expert
Oleh: dr. Nurul Falah
3 Balasan
Alo dr. Sonny, Sp. B, izin bertanya dokter.Seorang lansia laki laki berusia 62 tahun telah didiagnosis dengan Prolaps rekti oleh dokter bedah setempat. Sudah...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.