Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

AI DAN SKP KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • Alomedika AI New
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Sindrom Marfan general_alomedika 2023-02-24T11:12:12+07:00 2023-02-24T11:12:12+07:00
Sindrom Marfan
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Sindrom Marfan

Oleh :
dr. Evelyn Ongkodjojo
Share To Social Media:

Etiologi sindrom Marfan adalah kelainan genetik yang bersifat autosomal dominan. kebanyakan individu dengan sindrom Marfan memiliki orang tua dengan penyakit ini.[1,4]

Etiologi

Sindrom Marfan berkaitan dengan defek atau mutasi pada gen Fibrilin-1 (FBN1). Walaupun kebanyakan individu dengan sindrom Marfan memiliki orang tua dengan penyakit ini, 25% pasien mengalami sindrom Marfan akibat mutasi de novo yang melibatkan gen FBN1. Gen FBN1 ini berfungsi untuk mengkode protein jaringan ikat Fibrilin-1.[1,4]

Gen FBN1 adalah gen besar dengan 65 ekson yang terletak pada kromosom 15q-21.1. Fibrilin-1 adalah matriks glikoprotein yang merupakan penyusun utama serat elastik, sehingga memiliki peran penting dalam menjaga kekuatan dan struktur dari jaringan ikat, serta mempengaruhi aktivitas faktor pertumbuhan yang disebut dengan Transforming Growth Factor β (TGF-β).[1,4]

Gangguan pada jaringan ikat ini dapat menyebabkan deformitas sistem skeletal, seperti skoliosis torakolumbal, lordosis torakal, dan pektus eskavatum. Kelainan pada tulang area toraks berisiko menyebabkan restrictive airway disease dan berkembang menjadi cor pulmonale.[1,2]

Faktor Risiko

Risiko terjadinya sindrom Marfan adalah 50% pada keturunan, jika salah satu orang tua normal dan yang lainnya memiliki penyakit ini.[1]

 

 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Inna, P. Marfan Syndrome (MFS). Medscape. 2022. https://emedicine.medscape.com/article/1258926-overview
2. Summers KM, West JA, et al. Recent developments in the diagnosis of Marfan syndrome and related disorders. The Medical Journal of Australia, 2012. 197(9): 494–497. doi:10.5694/mja12.10560
4. Salik I, Rawla P. Marfan Syndrome. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Oct. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK537339/

Patofisiologi Sindrom Marfan
Epidemiologi Sindrom Marfan
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas kemarin, 07:38
Apakah sudah indikasi rawat inap anak demam 5 hari dan tidak mau makan
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Anak laki laki 8 thn, bb 34 kg. demam hr ke 5 ka, sempat naik turun, terakhir demam pagi ini, batuk (+), nyeri tenggorokan (+), tdk mau makan karena lidah...
Anonymous
Dibalas 24 September 2026, 08:40
Bagaimana cara melakukan subscribe Alomedika AI?
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Halo Alo Dokter, saya ingin tanyakan apakah jika 100 pesan perbulan yang diberikan free habis, adakah pesan beebayar di tawarkan alo dok?
dr.Euis Kurniawati
Dibalas 25 September 2026, 09:02
Pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy
Oleh: dr.Euis Kurniawati
1 Balasan
Izin diskusi dok pasien gagal weaning hari ke 9 rencana tracheostomy, dengan keadaan seprti berikut:S/ kontak inadekuat, ttv cenderung stabilRiwayat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.