Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Rhinitis Vasomotor general_alomedika 2025-01-13T12:05:05+07:00 2025-01-13T12:05:05+07:00
Rhinitis Vasomotor
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Rhinitis Vasomotor

Oleh :
dr.Adrian Prasetio SpKJ
Share To Social Media:

Etiologi rhinitis vasomotor belum diketahui pasti, tetapi diduga berhubungan dengan peningkatan jaras eferens pada jaras neurologis mukosa nasal. Rhinitis vasomotor tidak disebabkan oleh infeksi, alergi, atau inflamasi terkait IgE. Walaupun demikian, terdapat beberapa pencetus yang diduga dapat menyebabkan rhinitis vasomotor.[3,11]

Pencetus rhinitis vasomotor dapat dibedakan menjadi perubahan lingkungan, iritan, obat–obatan, diet, olah raga, paparan pekerjaan, dan kondisi emosional yang kuat. Perubahan lingkungan yang dimaksud dapat meliputi udara dingin dan kering, udara panas dan lembab, perubahan suhu, dan perubahan tekanan.

Sedangkan iritan yang dapat menjadi pencetus rhinitis vasomotor, antara lain bau yang menyengat (seperti parfum dan bunga), pembersih rumah tangga, paparan rokok (perokok aktif maupun pasif), serta polutan. Diet yang dapat menjadi pencetus rhinitis vasomotor adalah makanan yang pedas dan konsumsi alkohol.[3,11]

Selain itu, beta dan alpha blocker, aspirin dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), ACE inhibitor, kontrasepsi oral, antidepresan, serta psikotropika. Contoh beta blocker adalah propranolol dan metoprolol, alpha blocker adalah prazosin dan terazosin. Sedangkan ACE inhibitor adalah captopril dan ramipril. Kontrasepsi oral yang dapat menjadi pencetus adalah estrogen dan progestin.[3,11]

Faktor Risiko

Rhinitis vasomotor ditandai dengan gejala obstruksi nasal atau rhinorrhea yang menonjol dan kongesti. Gejala ini biasanya memberat dengan adanya bau tertentu seperti parfum, rokok, dan, bau cat. Gejala juga bisa memburuk dengan konsumsi alkohol, makanan pedas, emosi, dan faktor lingkungan seperti suhu, perubahan tekanan, dan cahaya terang.

Banyak studi telah mencoba mengetahui penyebab yang mendasari patologi rhinitis, tetapi belum ada yang benar–benar mampu menjelaskan secara pasti. Sebuah studi dengan jumlah sampel yang kecil melihat adanya peran disfungsi sistem autonom pada pasien dengan rhinitis vasomotor. Compounding factor lain yang diduga berperan adalah riwayat trauma nasal dan manifestasi esofageal dari gastroesophageal reflux disease (GERD).[5]

 

 

Direvisi oleh: dr. Felicia Sutarli

Referensi

3. Sahin-Yilmaz A, Oysu C, Naclerio RM. Nonallergic Rhinitis. All Around the Nose: Basic Science, Diseases, and Surgical Management. Switzerland: Springer; 2020.
5. Wheeler PW, Wheeler SF. Vasomotor Rhinitis. Am Fam Phys, 2005 Sep 15;72(6):1057-1062. https://www.aafp.org/afp/2005/0915/p1057.html
11. Agnihotri NT, McGrath KG. Allergic and nonallergic rhinitis. Allergy Asthma Proc. 2019 Nov 1;40(6):376-379. doi: 10.2500/aap.2019.40.4251. PMID: 31690374.

Patofisiologi Rhinitis Vasomotor
Epidemiologi Rhinitis Vasomotor

Artikel Terkait

  • Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
    Rhinitis Alergi akibat Polusi dalam Ruangan
  • Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
    Pemilihan Antihistamin untuk Rhinitis Alergi
  • Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Anak – Panduan e-Prescription Alomedika
  • Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
    Pilek pada Dewasa – Panduan e-Prescription Alomedika
Diskusi Terbaru
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 1 jam yang lalu
Hanya untuk 10 Sejawat Pertama: Isi Kuesioner, Ambil Voucher Rp100.000!
Oleh: dr. ALOMEDIKA
2 Balasan
ALO Dokter. Opini medis Dokter sangat kami hargai dalam mengedukasi masyarakat untuk kesehatan yang lebih baik. Namun, untuk kesempatan kali ini, kami...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 20 jam yang lalu
Jika rasa lapar adalah penyakitnya, mengapa kita hanya mengobati berat badannya?
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
😩ALO Dokter, Obesitas bukan sekadar akibat makan berlebihan. Di balik rasa lapar terdapat mekanisme biologis yang melibatkan aksis otak–usus, hormon seperti...
dr. Hudiyati Agustini
Dibalas 08 Juli 2026, 08:29
Saatnya Update! MMS untuk Luaran Kehamilan yang Lebih Baik - Ikuti Channel MMS di Alomedika
Oleh: dr. Hudiyati Agustini
1 Balasan
ALO Dokter!Apakah suplementasi pada ibu hamil masih cukup dengan zat besi dan asam folat saja? Berbagai bukti ilmiah dan rekomendasi global menunjukkan bahwa...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.