Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Multiple Myeloma general_alomedika 2024-09-17T09:39:57+07:00 2024-09-17T09:39:57+07:00
Multiple Myeloma
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Multiple Myeloma

Oleh :
dr. Felicia
Share To Social Media:

Dari sisi epidemiologi multiple myeloma dilaporkan bertanggung jawab untuk 10% kasus keganasan hematologi dan umumnya menyerang populasi geriatri dengan median usia sekitar 70 tahun. Hanya <14% pasien berusia <55 tahun dan hanya 3% berusia <45 tahun. Pria lebih sering mengalami kondisi ini daripada wanita, dengan perbandingan yang berbeda tipis yaitu 1,4:1.[2,3]

Global

Menurut data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN), dari seluruh diagnosis kanker, multiple myeloma bertanggung jawab untuk 0,9% kasus. Oleh sebab itu, bisa dikatakan bahwa multiple myeloma merupakan kasus keganasan yang cukup jarang terjadi bila dibandingkan dengan keganasan lain secara umum. Namun, dari sisi keganasan hematologi, multiple myeloma bertanggung jawab atas sekitar 10% kasus dan frekuensi kejadiannya berada di bawah limfoma.

Dari studi terhadap 90.000 pria dan 70.000 wanita, age-standardized insiden untuk multiple myeloma adalah 2,1/100.000 dan 1,4/100.000 secara berurutan. Dari lahir hingga usia 74 tahun, pria mempunyai risiko kumulatif 0,24%, sedangkan wanita memiliki risiko kumulatif 0,17 %. Oleh sebab itu, dapat dikatakan pria sekitar 1,4–1,5 kali lebih berisiko mengalami kondisi ini daripada wanita.[1,3,5]

Indonesia

Saat ini belum terdapat data epidemiologi yang adekuat tentang multiple myeloma di Indonesia.

Mortalitas

Menurut age-standardized mortalitas, ada 1,3/100.000 kematian pria dan 0,9/100.000 kematian wanita akibat multiple myeloma setiap tahunnya. Risiko mortalitas pada pria dan wanita hampir sama. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, mortalitas telah menurun seiring dengan berkembangnya modalitas terapi kanker yang lebih baik.

Rerata angka kesintasan adalah 4–8 tahun, tetapi tergantung pada stage dan usia ketika diagnosis. Sekitar 5% penyakit lokal yang didiagnosis memiliki 5-year survival rate sekitar 74,8 %. Sisanya adalah penyakit multiple myeloma yang sudah sistemik, dengan 5-year survival rate sekitar 52,9 %.[1,3,5]

 

Penulisan pertama oleh: dr. Reren Ramanda

Referensi

1. Abduh MS. An overview of multiple myeloma: A monoclonal plasma cell malignancy's diagnosis, management, and treatment modalities. Saudi J Biol Sci. 2024 Feb;31(2):103920. doi: 10.1016/j.sjbs.2023.103920.
2. Shah D. Multiple Myeloma. Medscape. 2024. https://emedicine.medscape.com/article/204369-overview#a5
3. Albagoush SA, et al. Multiple Myeloma. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK534764/
5. Bird SA, Boyd K. Multiple myeloma: an overview of management. Palliat Care Soc Pract. 2019 Oct 9;13:1178224219868235. doi: 10.1177/1178224219868235.

Etiologi Multiple Myeloma
Diagnosis Multiple Myeloma

Artikel Terkait

  • Efikasi Kemoterapi Oral pada Pasien Kanker
    Efikasi Kemoterapi Oral pada Pasien Kanker
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 23 jam yang lalu
Jangan Tunda dapat SKP! Segera ikuti e-Course - Pengenalan dan Penanganan Delirium di Fasilitas Kesehatan Primer
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
3 Balasan
ALO Dokter.Pasien datang dengan kebingungan dan gelisah, apa yang diagnosa Dokter pikirkan?Delirium merupakan gangguan kognitif mendadak yang kerap muncul...
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2026, 10:55
Cairan serosanguinous pasca op apakah perlu dievakuasi?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
ALO Dokter, pasien dengan luka jahitan pasca ekstraksi lipoma, pada luka jahitannya tidak ada tanda2 infeksi, dan mengeluarkan cairan merah muda...
Anonymous
Dibalas 22 Januari 2026, 11:51
Diare akut disertai perut melilit hebat pada dewasa
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter saya mendapatkan pasien wanita berusia 30 tahun dengan keluhan utama bab cair >10x. BAB berupa cairan menyemprot dengan ampas sedikit seperti...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.