Penatalaksanaan Sindrom Mielodisplasia
Penatalaksanaan sindrom mielodisplasia dilakukan berdasarkan gejala dan potensi morbiditas yang disebabkan oleh penyakit tersebut. Pada tidak selalu memerlukan pengobatan apabila tidak bergejala. Sebagian besar terapi sindrom mielodisplasia bersifat suportif seperti transfusi darah atau transfusi trombosit secara berkala.[1,11,13]
Terapi Suportif
Terapi suportif yang dapat dilakukan adalah transfusi darah atau transfusi trombosit secara berkala sesuai indikasi, gejala klinis, dan nilai laboratorium pasien. Pada individu dengan risiko rendah, faktor pertumbuhan hematopoiesis dapat digunakan. Pada pasien tersebut, kadar eritropoietin harus diukur.[1,2]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)