Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Omfalitis general_alomedika 2023-05-29T14:47:05+07:00 2023-05-29T14:47:05+07:00
Omfalitis
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Omfalitis

Oleh :
dr.Shofa Nisrina Luthfiyani
Share To Social Media:

Omfalitis adalah inflamasi pada pangkal tali pusat yang ditandai dengan eritema, edema, dan eksudat purulen pada umbilikus. Omfalitis lebih sering terjadi pada neonatus dan dapat berprogresi cepat menjadi necrotizing fasciitis dan sepsis. Etiologi tersering dari omfalitis adalah bakteri, umumnya gabungan antara bakteri gram positif dan gram negatif.

Manifestasi klinis omfalitis adalah timbulnya kemerahan pada pangkal tali pusat disertai dengan edema, nyeri, dan keluar nanah dari umbilikus. Infeksi dapat meluas ke struktur organ yang lebih dalam sehingga menimbulkan ekimosis periumbilikal, bulae krepitasi, atau bahkan gangguan hemodinamik akibat sepsis.

omphalitis

Tata laksana utama omfalitis adalah pemberian antibiotik yang dapat membunuh bakteri gram positif, gram negatif, dan bakteri anaerob. Biasanya antibiotik diberikan dalam bentuk kombinasi antara pencillin, aminoglikosida, dan metronidazole atau klindamisin. Selain pemberian antibiotik, perawatan tali pusat juga perlu diperhatikan untuk mencegah meluasnya infeksi.[1-3]

 

Referensi

1. Muniraman H, Sardesai T, Sardesai S. Disorders of the Umbilical Cord. Pediatrics in Review. 2018;39(7):332-341
2. Painter K, Feldman J. Omphalitis. [Updated 2019 Feb 14]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2019 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK513338/
3. Amboss. Chorioamnionitis, neonatal infection, and omphalitis. 2019. Available from: https://www.amboss.com/us/knowledge/Chorioamnionitis%2C_neonatal_infection%2C_and_omphalitis

Patofisiologi Omfalitis
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 26 Desember 2020, 14:03
omphalitis pada new born
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Assalamualaikum dok, siang izin bertanya dan diskusi. Saya ada dapat pasien new born 4 hari dengan omphalitis. Utk tatalaksana edukasi ke pasienny bagaimana...

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.