Diagnosis Xerostomia
Diagnosis xerostomia memerlukan evaluasi tanda dan gejala yang cermat, disertai pemeriksaan klinis ekstra dan intraoral. Penilaian fungsi kelenjar ludah dilakukan dengan pengukuran laju aliran saliva istirahat dan terstimulasi. Dalam beberapa kasus, mungkin diperlukan biopsi kelenjar saliva minor. Pemeriksaan juga perlu menitikberatkan untuk mengidentifikasi penyakit yang mendasari xerostomia.[2-6]
Anamnesis
Xerostomia berhubungan dengan berbagai kondisi medis lainnya, sehingga dalam anamnesis dokter perlu menyelidiki penyebab yang mendasari. Tanyakan awitan gejala, riwayat penyakit sistemik, konsumsi obat-obatan, riwayat terapi radiasi, dan riwayat kandidiasis oral rekuren.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)