Prognosis Amenorrhea Sekunder
Prognosis amenorrhea sekunder bergantung pada penyebabnya, di mana amenorrhea yang diakibatkan oleh disfungsi hipotalamus umumnya bersifat reversibel. Defisiensi estrogen pada pasien amenorrhea sekunder berisiko menimbulkan komplikasi jangka panjang seperti kerusakan jaringan tulang, infertilitas, hingga penyakit kardiovaskuler.[1,2]
Komplikasi
Komplikasi amenorrhea sekunder umumnya berhubungan dengan kondisi menurunnya produksi estrogen. Defisiensi estrogen berpengaruh pada peningkatan resorpsi tulang dan perubahan densitas mineral tulang trabekuler. Kondisi penurunan densitas tulang ini berisiko menyebabkan osteoporosis hingga fraktur.[1,2,5,18]
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)