Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penatalaksanaan Kehamilan Postterm general_alomedika 2023-01-30T10:56:06+07:00 2023-01-30T10:56:06+07:00
Kehamilan Postterm
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Penatalaksanaan Kehamilan Postterm

Oleh :
dr.Yeni Purnamasari
Share To Social Media:

Penatalaksanaan kehamilan postterm dimulai dengan antenatal surveillance untuk menentukan opsi terapi, yaitu antara terapi konservatif, induksi persalinan, atau sectio caesarea.[8]

Antenatal Surveillance atau Pengawasan Janin Sebelum Kelahiran

Wanita dengan usia kehamilan >41 minggu harus menjalani pengawasan janin sebelum kelahiran. Saat antenatal surveillance, dokter melakukan non-stress test menggunakan cardiotocography dan ultrasonografi untuk menentukan biophysical profile.[4,12]

Biophysical profile merupakan skor yang ditentukan berdasarkan parameter USG dan cardiotocography. Parameter yang dinilai mencakup volume cairan amnion, tonus, gerakan fetus, pernapasan fetus, dan reaktivitas fetus. Pada kehamilan postterm, anjurkan ibu untuk menjalani pemeriksaan biophysical profile 2 kali dalam seminggu setelah usia gestasi >41 minggu.[4,12]

Keputusan Terapi

Keputusan terapi pada kehamilan postterm didasarkan pada hasil biophysical profile. Jika hasil skornya rendah, pertimbangkan untuk melakukan induksi persalinan atau sectio caesarea.[10]

Pada kondisi di mana hasil biophysical profile janin baik, keputusan terapi selanjutnya perlu juga mempertimbangkan hasil pemeriksaan dalam, perkiraan berat janin, riwayat kehamilan sebelumnya, dan preferensi pasien. Dokter perlu menjelaskan risiko setiap pilihan terapi untuk membantu pasien menentukan preferensi terapinya.[10]

Terapi Konservatif vs. Induksi Persalinan

Terapi konservatif dulunya lebih disarankan karena ada kekhawatiran bahwa risiko sectio caesarea akan meningkat jika induksi persalinan gagal. Namun, bukti klinis yang ada menunjukkan bahwa induksi persalinan tidak meningkatkan risiko sectio caesarea. Sebaliknya, saat terapi konservatif dipilih, risiko sectio caesarea akan meningkat.[10]

Berdasarkan bukti tersebut, The Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) dan National Institute for Health and Care Excellence (NICE) menyarankan induksi persalinan pada kehamilan dengan usia gestasi 41+0 hingga 42+0 minggu guna mencegah kehamilan postterm. Induksi persalinan selambatnya dilakukan pada usia 42 6/7 minggu.[1,4,6]

Jika induksi persalinan dilakukan, dokter harus memantau janin intrapartum untuk melihat ada tidaknya intoleransi janin terhadap persalinan. Jika terdapat kecurigaan intoleransi, hentikan persalinan dan lakukan sectio caesarea.[1,4,6]

Sectio Caesarea

Operasi ini segera diindikasikan pada kehamilan postterm dengan oligohidramnion, gawat janin, atau skor biophysical profile 0. Sectio caesarea juga diindikasikan jika terjadi kegagalan induksi atau intoleransi janin terhadap persalinan.[10]

 

 

Direvisi oleh: dr. Irene Cindy Sunur

Referensi

1. Galal M, Symonds I, Murray H, et al. Postterm pregnancy. Facts Views Vis Obgyn. 2012;4(3):175–87.
4. Chauhan MB, Malik R. Postterm Pregnancy. In Labour Room Emergencies. Springer, Singapore. 2020(pp.173-181).
6. American College of Obstetricians and Gynecologists. Definition of term pregnancy. Committee Opinion No. 579. 2013.
8. Mandruzzato G, Alfirevic Z, Chervenak F, et al. Guidelines for the management of postterm pregnancy. J Perinat Med. 2010;38(2):111–9.
10. Medscape. Drugs & Diseases: Pregnancy Diagnosis. 2020. https://emedicine.medscape.com/article/262591-overview#a1
12. Caughey AB, Talavera F, Legro RS. Postterm Pregnancy. Clin Obstet Gynecol. 2016.

Diagnosis Kehamilan Postterm
Prognosis Kehamilan Postterm

Artikel Terkait

  • Induksi Persalinan pada Kehamilan Postterm Sebaiknya Dilakukan sebelum Usia Gestasi 42 Minggu
    Induksi Persalinan pada Kehamilan Postterm Sebaiknya Dilakukan sebelum Usia Gestasi 42 Minggu
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 5 jam yang lalu
Pemberian cotrimoksazol pada pasien Hiv-TB
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Halo dok, izin diskusi. Saya ada pasien tb dan juga terdiagnosis hiv. Hiv (+) lewat RDT saja tanpa cek cd4. Sudah di berikan arv dan cotrimoksazol 1x960mg....
Anonymous
Dibalas 5 jam yang lalu
Pemberian VAR dan SAR pada pasien terduga rabies
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, selamat sore. Saya ingin bertanya apakah pemberian VAR/SAR dapat diberikan pada pasien dengan risiko tinggi rabies yang kejadian tergigit hewan...
dr.fandi sukowicaksono
Dibalas 6 jam yang lalu
Apakah USG kehamilan dapat mendeteksi riwayat kehamilan sebelumnya yang tidak diketahui?
Oleh: dr.fandi sukowicaksono
1 Balasan
Alo Dokter. ini cerita pasien saya kemarin.mr X usia 26 th datang konsultasi sendiri , menceritakan kejadian saat usg kehamilan anak pertama istrinya dengan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.