Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Karsinoma Sel Renal general_alomedika 2026-06-04T09:57:29+07:00 2026-06-04T09:57:29+07:00
Karsinoma Sel Renal
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Karsinoma Sel Renal

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Karsinoma sel renal atau renal cell carcinoma (RCC) adalah kanker ginjal yang berasal dari epitel tubulus ginjal dan merupakan tipe kanker ginjal tersering pada dewasa. Karsinoma sel renal memiliki karakteristik heterogen, baik secara histopatologi maupun molekuler. Sebagian besar bersifat sporadik, berkembang akibat akumulasi mutasi somatik sepanjang hidup, dan umumnya muncul pada usia dewasa hingga lanjut dengan lesi yang soliter dan unilateral.[1,2]

Karsinoma sel renal herediter (hereditary renal cell carcinoma) merupakan subkelompok yang disebabkan oleh mutasi germline yang diturunkan, umumnya secara autosomal dominan, dan mencakup sekitar 5–8% dari seluruh kasus karsinoma sel renal. Dibandingkan tipe sporadik, bentuk herediter cenderung muncul pada usia lebih muda, sering bersifat bilateral dan multifokal, serta berkaitan dengan sindrom genetik tertentu seperti von Hippel–Lindau.[1,2]

renal cell carcinoma, Karsinoma sel renal Gambar 1. Karsinoma sel renal tipe kromofob. (Sumber : Pradhan, Openi, 2009)

Manifestasi klinis dapat berupa nyeri panggul atau pinggang, gross hematuria, dan massa abdomen. Selanjutnya, diagnosis karsinoma sel renal sering bersifat presumtif berdasarkan gambaran pencitraan, dengan konfirmasi histopatologi setelah reseksi.

Modalitas pencitraan yang digunakan adalah computed tomography (CT) scan dengan kontras multifasik untuk mendeteksi, menilai karakteristik massa ginjal, serta menentukan staging. Magnetic resonance imaging (MRI) atau ultrasonografi dapat dijadikan alternatif pemeriksaan.[1,2]

Sebagian besar kasus karsinoma sel renal ditemukan secara insidental melalui pencitraan (incidentaloma). Pemeriksaan laboratorium berperan sebagai penunjang, sedangkan pemeriksaan histopatologi dilakukan untuk konfirmasi definitif pascareseksi.[2-4]

Klasifikasi karsinoma sel renal meliputi aspek histopatologi dan stadium. Secara histologis, subtipe utama adalah clear cell renal cell carcinoma, papillary renal cell carcinoma, dan chromophobe renal cell carcinoma, dengan beberapa varian yang lebih jarang.

Penentuan stadium dilakukan menggunakan sistem Tumor, Node, Metastasis (TNM) berdasarkan ukuran dan invasi tumor, keterlibatan kelenjar getah bening, serta metastasis jauh, yang dikelompokkan menjadi stadium I–IV. Penilaian grading dilakukan untuk menentukan agresivitas tumor dan membantu penentuan prognosis serta terapi.[1–4]

Penatalaksanaan karsinoma sel renal ditentukan berdasarkan stadium dan kondisi pasien. Pada kasus terlokalisasi, terapi utama adalah pembedahan, dengan partial nephrectomy sebagai pilihan pada tumor kecil (cT1) untuk mempertahankan fungsi ginjal, sedangkan radical nephrectomy dilakukan bila reseksi parsial tidak memungkinkan. Pada pasien dengan risiko operasi tinggi atau tumor kecil, dapat dipertimbangkan active surveillance atau terapi ablasi.[1-3]

Pada kondisi medically inoperable dengan tumor lokal stadium cT1a hingga cT1b, stereotactic ablative radiotherapy (SABR) merupakan alternatif tata laksana pada karsinoma sel renal, namun belum menjadi terapi standar lini pertama. Sementara itu, pada penyakit lanjut atau metastatik, terapi sistemik berupa kombinasi targeted therapy dan imunoterapi merupakan pilihan utama.[3,4]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Putri Kumala Sari

Referensi

1. Bex A, et al. European Association of Urology (EAU) Guidelines on Renal Cell Carcinoma 2026. Arnhem: EAU Guidelines Office; 2026. https://d56bochluxqnz.cloudfront.net/documents/full-guideline/EAU-Guidelines-on-Renal-Cell-Carcinoma-2026.pdf
2. Powles T, et al; ESMO Guidelines Committee. Electronic address: clinicalguidelines@esmo.org. Renal cell carcinoma: ESMO Clinical Practice Guideline for diagnosis, treatment and follow-up. Ann Oncol. 2024 Aug;35(8):692-706. doi: 10.1016/j.annonc.2024.05.537.
3. Quinn AE, Bell SD, Marrah AJ, Wakefield MR, Fang Y. The Current State of the Diagnoses and Treatments for Clear Cell Renal Cell Carcinoma. Cancers (Basel). 2024 Dec 1;16(23):4034. doi: 10.3390/cancers16234034.
4. Ahn B, Kim JH, Lee SH, et al. Pathologic Diagnosis of Renal Cell Carcinoma in the Era of the 2022 WHO Classification. Journal of Urologic Oncology. 2024. https://www.e-juo.org/journal/view.php?number=580

Patofisiologi Karsinoma Sel Renal
Diskusi Terbaru
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 18 Juni 2026, 10:46
Bagaimana AI akan mengubah praktik kedokteran Anda?
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter.  Di tengah padatnya kunjungan pasien dan tuntutan pengambilan keputusan yang cepat, dokter tetap memegang peran utama dalam memastikan...
dr. ALOMEDIKA
Dibalas 18 Juni 2026, 19:00
Trending! TOP 5 Artikel di Bulan Juni 2026 🧐
Oleh: dr. ALOMEDIKA
2 Balasan
ALO Dokter! Segera update pengetahuan Anda dengan artikel medis terpopuler bulan Juni di ALOMEDIKA.  1. 10 Obat Sehari-Hari yang Bisa Memperparah Penyakit...
dr.Fikri
Dibalas 19 Juni 2026, 05:17
Perlukah memecahkan bula pada kasus ini?
Oleh: dr.Fikri
2 Balasan
Pasien berusia 20 tahun datang dengan keluhan ada lepuhan pada pergelangan tangan. Pasien bercerita awalnya hanya terasa gatal. Keluhan lain disangkal. Apa...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.