Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Gangguan Kepribadian Narsistik general_alomedika 2023-06-09T09:58:06+07:00 2023-06-09T09:58:06+07:00
Gangguan Kepribadian Narsistik
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Gangguan Kepribadian Narsistik

Oleh :
dr. Irwan Supriyanto PhD SpKJ
Share To Social Media:

Gangguan kepribadian narsistik termasuk dalam gangguan kepribadian klaster B, ditandai dengan perasaan kebesaran yang pervasif dalam fantasi maupun perilaku, kebutuhan mendapatkan pujian, kurangnya empati, dan perasaan iri hati yang kronis. Gangguan ini merupakan 1 dari 10 gangguan kepribadian yang diakui dalam Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders edisi ke-5 (DSM-5) dari American Psychiatric Association.[1,2]

Etiologi gangguan kepribadian ini bersifat multifaktorial. Ada studi yang menyatakan bahwa gangguan ini mungkin berhubungan dengan predisposisi genetik, sementara studi lain menyatakan bahwa gangguan ini berhubungan dengan faktor lingkungan, psikologis, dan keadaan sosial saat masa kanak-kanak. Namun, hingga saat ini etiologi dan patofisiologinya belum diketahui dengan pasti.[1,2]

shutterstock_1402024217-min

Diagnosis gangguan kepribadian narsistik ditegakkan berdasarkan kriteria diagnosis yang terdapat dalam DSM-5, yakni adanya rasa kepentingan diri yang grandiose, fantasi tentang kesuksesan atau hal-hal besar lainnya, kebutuhan berlebihan untuk mendapatkan pujian, perasaan bahwa dirinya unik, kurangnya empati, serta beberapa kriteria lainnya. Selain itu, diagnosis juga dapat ditegakkan berdasarkan kriteria dari International Classification of Diseases ke-10 (ICD-10).[1-3]

Gangguan kepribadian narsistik sering ditemukan bersama gangguan mental lain dan sering kali berhubungan dengan gangguan fungsional atau disabilitas psikososial yang signifikan. Tata laksana yang direkomendasikan adalah psikoterapi seperti psikoanalisis dan psikoterapi kelompok. Farmakoterapi biasanya hanya ditujukan untuk komorbiditas psikologis lainnya karena tidak ada farmakoterapi spesifik untuk gangguan ini.[1-3]

 

 

Direvisi oleh: dr. Irene Cindy Sunur

Referensi

1. Ambardar S. Narcissistic Personality Disorder. Medscape. 2018. https://emedicine.medscape.com/article/1519417-overview
2. Mitra P, Fluyau D. Narcissistic Personality Disorder. StatPearls Publishing. 2020. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK556001/
3. Caligor E, Levy KN, Yeomans FE. Narcissistic personality disorder: diagnostic and clinical challenges. Am J Psychiatry. 2015 May;172(5):415-22. doi: 10.1176/appi.ajp.2014.14060723

Patofisiologi Gangguan Kepribadi...
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 31 Mei 2022, 10:30
Cara membedakan Borderline dan Narcissistic Personality Disorder - Kedokteran Jiwa Ask the Expert
Oleh: Anonymous
1 Balasan
ALO dr. Irwan Supriyanto, Sp. KJ, Ph.D. mau tanya dok karena trait nya borderline personality disorder mirip2 dengan narcisstic personality disorder, apakah...
dr.Ciho Olfriani
Dibalas 28 April 2021, 19:41
Membedakan perilaku narsisistik dan gangguan narsisistik - Jiwa Ask the Expert
Oleh: dr.Ciho Olfriani
3 Balasan
Alo dr. Soeklola,Izin bertanya dok..Bagaimana caranya membedakan perilaku narsistik dan gangguan narsistik, dok?Lalu, kapan farmakoterapi perlu diberikan, dok?

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.