Edukasi dan Promosi Kesehatan Mutisme Selektif
Edukasi dan promosi kesehatan pada kasus mutisme selektif terutama dilakukan pada orang tua dan guru pasien. Hal ini karena baik orang tua maupun guru akan memegang peran penting dalam terapi pasien.[2]
Perlu diberikan pemahaman bahwa mutisme selektif bukan disebabkan karena anak bodoh, terbelakang, atau memiliki gangguan kejiwaan. Orang tua dan guru juga perlu bekerja sama memediasi hubungan anak dengan teman-temannya, serta diedukasi mengenai cara-cara komunikasi yang dapat mengurangi kecemasan anak.[2]
Edukasi Pasien dan Keluarga
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)