Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
general_alomedika 2024-03-26T13:41:28+07:00 2024-03-26T13:41:28+07:00
Flumazenil
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Pendahuluan Flumazenil

Oleh :
dr. Rifan Eka Putra Nasution
Share To Social Media:

Flumazenil adalah obat golongan antagonis benzodiazepin yang diindikasikan untuk menangani overdosis benzodiazepin, dan untuk mengembalikan kesadaran setelah anestesi umum atau sedasi operatif dengan benzodiazepin. Obat ini adalah turunan dari imidazobenzodiazepin.

Flumazenil dapat digunakan untuk antagonis efek sedasi dari obat golongan benzodiazepin, seperti diazepam, lorazepam, dan clonazepam. Efek terapi flumazenil tercapai melalui inhibisi kompetitif reseptor benzodiazepin. Oleh karena itu, obat ini tidak bisa diberikan untuk antagonisasi efek agen sedatif atau agen anestetik lain, misalnya opioid. Obat ini harus diberikan parenteral secara cepat intravena karena bersifat iritatif. Pemberian juga harus dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari ekstravasasi.[1,2]

Untuk penanganan pasien benzodiazepine use disorder, flumazenil berisiko menyebabkan gejala kejang dan disritmia jantung (gejala putus obat), sehingga tidak diberikan secara rutin.[5]

Formulasi kimia: C15H14FN3O3a

Tabel 1. Deskripsi Singkat Flumazenil

Perihal Deskripsi
Kelas Antidot dan substansi lain untuk keracunan[3,4]
Subkelas Antagonis untuk depresi sentral dan napas[3,4]
Akses Resep[2]
Wanita hamil

Kategori FDA: C[5]

Kategori TGA: B3[1]

Wanita menyusui Belum ada data yang jelas tentang ekskresi obat dalam ASI[5]
Anak-anak Dapat digunakan untuk anak-anak[1,5,6]
Infant Dapat digunakan untuk bayi[1,5,6]
FDA

Approved

Black box warning: dapat menyebabkan kejang[1,5,6]

 

Referensi

1. Medscape. Flumazenil. https://reference.medscape.com/drug/romazicon-flumazenil-343731#0
2. Gallo AT, Hulse G. Pharmacological uses of flumazenil in benzodiazepine use disorders: a systematic review of limited data. J Psychopharmacol. 2021:269881120981390. https://doi.org/10.1177/0269881120981390.
3. World Health Organization. WHO model list of essential medicines - 21st list, 2019. Geneva: World Health Organization. 2019.
4. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/688/2019 Daftar Obat Esensial Nasional Tahun 2019. 2019.
5. Drug Information Provided By Gold Standard. Drug Monograph: Flumazenil. Clinical Key. 2019.
6. Wolters Kluwer Clinical Drug Information Inc. Flumazenil. AccessMedicine. 2021.
7. Kang M, Sassan Ghassemzadeh MAG. Benzodiazepine Toxicity - StatPearls - NCBI Bookshelf. Medscape.com. 2023. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK482238/

Farmakologi Flumazenil

Artikel Terkait

  • Hindari Penghentian Diazepam secara Tiba-Tiba
    Hindari Penghentian Diazepam secara Tiba-Tiba
  • Kontroversi Benzodiazepin sebagai Tata Laksana Delirium
    Kontroversi Benzodiazepin sebagai Tata Laksana Delirium
  • Pemberian Benzodiazepine dalam Dosis Tidak Tepat pada Status Epileptikus Refrakter – Telaah Jurnal Alomedika
    Pemberian Benzodiazepine dalam Dosis Tidak Tepat pada Status Epileptikus Refrakter – Telaah Jurnal Alomedika
  • Risiko Pemberian Benzodiazepine dalam Penanganan Insomnia pada Lansia
    Risiko Pemberian Benzodiazepine dalam Penanganan Insomnia pada Lansia
  • Peran Diazepam Per Rektal untuk Kejang pada Bayi
    Peran Diazepam Per Rektal untuk Kejang pada Bayi

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 11 April 2025, 20:09
Bagaimana Pemberian Diazepam parenteral untuk Kejang dan berapa dosisnya?
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Alo dokterBagaimana pemberian diazepam parenteral untuk tatalaksana kejang? Apakah perlu diencerkan? Jika diencerkan berapa cc dan pemberian bolusnya berapa...
dr.Aisyah Farah Putri
Dibalas 08 Oktober 2024, 13:38
Resep lorazepam oleh dokter umum
Oleh: dr.Aisyah Farah Putri
4 Balasan
Alo dokter, sesuai ppk primer insomnia non organik termasuk kompentensi 4A tapi jika saya meresepkan lorazepam 1mg utk beli di luar, apotek selalu tidak...
dr. Uditia Alham Sakti, Sp.KJ
Dibuat 07 September 2024, 05:13
Kriteria diagnosis ketergantungan benzodiazepine
Oleh: dr. Uditia Alham Sakti, Sp.KJ
0 Balasan
Ketergantungan terjadi ketika pengguna obat menjadi kurang mampu mengontrol asupan suatu zat. Ketergantungan memiliki dua komponen: ketergantungan...
smmgp-benzodiazapines-guidance.pdf

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.