Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Epidemiologi Pollen Allergy general_alomedika 2026-06-03T11:18:34+07:00 2026-06-03T11:18:34+07:00
Pollen Allergy
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Epidemiologi Pollen Allergy

Oleh :
dr. Pepi Nurapipah
Share To Social Media:

Data epidemiologi menunjukkan bahwa alergi serbuk sari atau pollen allergy merupakan salah satu jenis rhinitis alergi yang paling sering ditemukan. Kejadiannya dipengaruhi oleh predisposisi genetik, paparan lingkungan, kebiasaan gaya hidup, iklim, dan faktor geografi.[10]

Global

Alergi serbuk sari merupakan salah satu penyebab tersering rhinitis alergi. Kondisi rhinitis alergi sendiri telah dilaporkan memengaruhi 20-30% orang dewasa dan 40% anak. Jumlah serbuk sari, kelimpahan serbuk sari, penyebarannya, dan tingkat alergenisitasnya merupakan parameter yang dipengaruhi oleh iklim lokal, kondisi geografis, dan vegetasi, sehingga faktor-faktor tersebut juga memengaruhi angka kejadian alergi serbuk sari.[10]

Di Amerika Serikat, alergi serbuk sari dilaporkan memengaruhi sekitar 60 juta orang per tahun. Sementara itu, menurut sebuah studi di Cina, hasil positif terhadap pollen allergen lebih tinggi ditemukan pada anak usia lebih besar, dengan hasil positif juga dipengaruhi lokasi geografis, yakni lebih banyak di Cina bagian utara dan barat dibandingkan bagian timur dan selatan.[12,15]

Indonesia

Belum ada data epidemiologi nasional mengenai alergi serbuk sari di Indonesia.

Mortalitas

Alergi serbuk sari atau pollen allergy tidak secara langsung menyebabkan kematian, namun beberapa studi menunjukkan bahwa keadaan ini dapat memiliki komplikasi pada saluran respirasi dan sistem kardiovaskular.

Studi mengenai mortalitas akibat alergi serbuk sari yang dilakukan di Area Metropolitan Helsinki, Finlandia menunjukkan bahwa paparan yang banyak oleh serbuk sari alder dapat dengan signifikan meningkatkan risiko kematian karena gangguan pada sistem respirasi, seperti penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Menurut studi yang sama, alergen serbuk Mugwort secara signifikan meningkatkan angka mortalitas kardiovaskular.[8]

Lebih lanjut, pasien yang mengalami alergi serbuk sari juga lebih cenderung mengalami komorbiditas asma.[10]

 

 

Direvisi oleh: dr. Bedry Qintha

Referensi

8. Jaakkola JJK, Kiihamaki S, Nayha S, et al. Airborne pollen concentrations and daily mortality from respiratory and cardiovascular causes. European Journal of Public Health. 2021. https://academic.oup.com/eurpub/article/31/4/722/6210642
10. D'Amato G, Murrieta-Aguttes M, D'Amato M, Ansotegui IJ. Pollen respiratory allergy: Is it really seasonal? World Allergy Organ J. 2023 Jul 15;16(7):100799. doi: 10.1016/j.waojou.2023.100799.
12. Luo W, Li Y, Xu L, et al. Pollen allergens sensitization characteristics and risk factors among allergy rhinitis of children in mainland China: A multicenter study. Heliyon. 2023 Mar 27;9(4):e14914. doi: 10.1016/j.heliyon.2023.e14914.
15. CDC. Allergens and Pollen. 2024. https://www.cdc.gov/climate-health/php/effects/allergens-and-pollen.html?CDC_AAref_Val=https://www.cdc.gov/climateandhealth/effects/allergen.htm

Etiologi Pollen Allergy
Diagnosis Pollen Allergy
Diskusi Terbaru
Anonymous
Dibalas 22 jam yang lalu
Obat jiwa di PKM tanpa rujukan ke dr. SpKJ
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter, sy dok umum di PKM. Izin tanya dok, Ada pasien F20 sy yg tdk mau lagi mengambil obat di RS dan hanya mau ambil di PKM. Padahal selama ini dia...
Anonymous
Dibalas 7 jam yang lalu
Cara melakukan sertifikasi sebagai pembicara/narasumber di satu sehat
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Alo dokter. Izin menanyakan sejawat, tempat kerja sy mau mengadakan seminar medis, tp pembicara nya belum pernah melakukan sertifikasi sebagai pembicara di...
dr.Elizabeth Anastasya
Dibalas 18 Juni 2026, 10:46
Bagaimana AI akan mengubah praktik kedokteran Anda?
Oleh: dr.Elizabeth Anastasya
1 Balasan
ALO Dokter. Di tengah padatnya kunjungan pasien dan tuntutan pengambilan keputusan yang cepat, dokter tetap memegang peran utama dalam memastikan...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.