Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penyakit Jantung Bawaan yogi 2023-08-14T14:53:18+07:00 2023-08-14T14:53:18+07:00
Penyakit Jantung Bawaan
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Pendahuluan Penyakit Jantung Bawaan

Oleh :
dr. Regina Putri Apriza
Share To Social Media:

Penyakit jantung bawaan atau congenital heart disease adalah spektrum abnormalitas struktural jantung yang terjadi sebelum kelahiran. Kondisi ini juga disebut juga penyakit jantung kongenital, yang terjadi akibat perkembangan jantung fetus yang abnormal, tetapi tidak termasuk penyakit herediter yang memiliki manifestasi kardiak seperti sindrom Marfan atau kardiomiopati hipertrofik.[1-3]

Beberapa bentuk penyakit jantung bawaan adalah atrial septal defect (ASD), ventricular septal defect (VSD), atrioventricular septal defect (AVSD), dan patent ductus arteriosus (PDA).[1]

Tetralogy of Fallot. Sumber: Openi, 2013. Tetralogy of Fallot. Sumber: Openi, 2013.

Berdasarkan pedoman American Heart Association (AHA), penyakit jantung bawaan bisa diklasifikasikan menjadi empat, yaitu lesi pirau, lesi obstruktif sisi kiri, lesi sisi kanan, dan lesi kompleks. Selain itu, penyakit jantung bawaan juga dapat diklasifikasikan menjadi penyakit jantung sianotik dan asianotik.[1]

Penyakit jantung bawaan sianotik ditandai dengan adanya hubungan pirau (shunt) yang membuat darah mengalir dari bilik jantung kanan ke bilik jantung kiri. Sebaliknya, penyakit jantung bawaan asianotik ditandai dengan hubungan pirau (shunt) yang membuat darah mengalir dari bilik kiri ke bilik kanan.[1-3]

Prinsip penatalaksanaan penyakit jantung bawaan adalah tata laksana korektif. Koreksi dapat dilakukan dengan tindakan bedah. Oleh karena itu, pasien dengan penyakit jantung bawaan harus dirujuk ke kardiologis atau ke dokter bedah jantung untuk dilakukan tindakan korektif maupun paliatif.[1-3]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Gold SP Tampubolon 

Direvisi oleh: dr. Hudiyati Agustini

Referensi

1. Stout KK, Daniels CJ, et al. 2018 AHA/ACC Guideline for the Management of Adults With Congenital Heart Disease: Executive Summary: A Report of the American College of Cardiology/American Heart Association Task Force on Clinical Practice Guidelines. J Am Coll Cardiol. 2019 Apr 2;73(12):1494-1563. doi: 10.1016/j.jacc.2018.08.1028
2. Baumgartner H, De Backer J, et al. 2020 ESC Guidelines for the management of adult congenital heart disease. Eur Heart J. 2020 Aug 29:ehaa554. doi: 10.1093/eurheartj/ehaa554
3. Djer MM, Madiyono B. Tatalaksana Penyakit Jantung Bawaan. Sari Pediatri. 2007;2(3):155–62. http://saripediatri.idai.or.id/pdfile/2-3-5.pdf

Patofisiologi Penyakit Jantung B...

Artikel Terkait

  • Metode Penutupan Celah Ventricular Septal Defect dan Pertimbangan Pemilihannya
    Metode Penutupan Celah Ventricular Septal Defect dan Pertimbangan Pemilihannya
  • Manajemen Kehamilan pada Wanita dengan Penyakit Jantung Bawaan
    Manajemen Kehamilan pada Wanita dengan Penyakit Jantung Bawaan
  • Hubungan Erythromycin dan Antibiotik Makrolid Lainnya dengan Malformasi Kongenital
    Hubungan Erythromycin dan Antibiotik Makrolid Lainnya dengan Malformasi Kongenital
  • Aman Tidaknya Pasien Atrial Septal Defect Berolahraga
    Aman Tidaknya Pasien Atrial Septal Defect Berolahraga
Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 03 Maret 2025, 07:07
Nyeri dada tidak menjalar pada pasien anak dengan PJB asianotik
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo Dokter. Saya ada pasien anak dengan PJB, saat ini mengeluhkan nyeri dada bagian tengah tidak menjalar, hasil EKG baik. Pasien sudah mendapatkan program...
Anonymous
Dibalas 17 Juli 2024, 09:53
Cardiac arrest pada pasien PJB
Oleh: Anonymous
3 Balasan
Dok bagainana penanganan cardiac arrest pada pasien pjb baik dewasa maupun anak, saya baca di ESC tidak disarankan CPR pada kasus pjb, untuk itu apakah kita...
Anonymous
Dibalas 21 Maret 2024, 08:35
Pasien Neonatus dengan ASD dan VSD
Oleh: Anonymous
1 Balasan
Izin Bertanya, Newborn dengan CHD, didiagnosis ASD dan VSD,baiknya untuk kondisi seperti ini segera di tutup dengan tindakan atau baiknya di tunggu sampai...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.