Diagnosis Cerebral Palsy
Diagnosis cerebral palsy ditegakkan sebagai diagnosis klinis berdasarkan informasi informasi mengenai riwayat perkembangan dan kelahiran, serta hasil pemeriksaan fisik pasien. Gangguan ini bersifat permanen dan stagnan, sehingga adanya perburukan gejala menggugurkan diagnosis cerebral palsy.[1,9]
Anamnesis
Anamnesis untuk kasus cerebral palsy sebaiknya difokuskan untuk mengidentifikasi faktor risiko dan kemungkinan etiologinya. Riwayat yang digali mencakup riwayat prenatal, kelahiran, dan perkembangan anak.
Referensi
(Konten ini khusus untuk dokter. Registrasi untuk baca selengkapnya)