Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Oxytocin general_alomedika 2023-01-05T08:04:57+07:00 2023-01-05T08:04:57+07:00
Oxytocin
  • Pendahuluan
  • Farmakologi
  • Formulasi
  • Indikasi dan Dosis
  • Efek Samping dan Interaksi Obat
  • Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui
  • Kontraindikasi dan Peringatan
  • Pengawasan Klinis

Penggunaan pada Kehamilan dan Ibu Menyusui Oxytocin

Oleh :
dr.Trisni Untari Dewi Sp.FK
Share To Social Media:

Penggunaan oxytocin pada kehamilan masuk kategori C menurut FDA. Pada ibu menyusui, oxytocin dikeluarkan ke ASI.[1,8,12]

Penggunaan pada Kehamilan

Penggunaan oxytocin intravena pada kehamilan masuk kategori C menurut FDA. Artinya, studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.[9]

TGA memasukkan oxytocin dalam kategori A. Obat telah dikonsumsi oleh sejumlah besar wanita hamil dan wanita usia subur tanpa terbukti meningkatkan frekuensi malformasi atau efek berbahaya langsung atau tidak langsung lainnya pada janin yang telah diamati.[12]

Oxytocin diindikasikan pada ibu hamil yang memerlukan induksi persalinan atau untuk meningkatkan kontraksi uterus pada ibu hamil yang sudah masuk dalam fase persalinan. Meski demikian, penggunaan oxytocin pada induksi persalinan elektif tidak direkomendasikan karena kurangnya bukti adekuat terkait manfaat dan risiko. Induksi persalinan disebut elektif jika induksi dilakukan tanpa adanya indikasi medis yang jelas.[1,8,9,11,16]

Penggunaan pada Ibu Menyusui

Studi penggunaan oxytocin pada ibu menyusui terbatas. Tidak diketahui dengan pasti apakah obat ini dikeluarkan ke ASI, walaupun terdapat studi yang menyimpulkan oxytocin dapat mencapai ASI dalam jumlah yang terbatas. Perkembangan dan manfaat kesehatan dari menyusui harus dipertimbangkan berdasarkan kebutuhan klinis ibu akan injeksi oxytocin dan potensi efek merugikan pada anak yang disusui.[8,11]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Tanessa Audrey Wihardji

Referensi

1. Osilla EV, Sharma S. Oxytocin. [Updated 2022 Jul 25]. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2022 Jan-. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507848/
8. Medscape. Oxytocin. 2022. https://reference.medscape.com/drug/pitocin-oxytocin-343132
9. MIMS. Syntocinon. 2022. https://www.mims.com/indonesia/drug/info/syntocinon
11. FDA. Oxytocin. 2014 https://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2014/018261s031lbl.pdf
12. TGA. Prescribing medicines in pregnancy database. 2022 https://www.tga.gov.au/prescribing-medicines-pregnancy-database
16. PIONAS. Oksitosin. 2022. https://pionas.pom.go.id/monografi/oksitosin

Efek Samping dan Interaksi Obat ...
Kontraindikasi dan Peringatan Ox...

Artikel Terkait

  • Efek Asam Traneksamat pada Risiko Perdarahan Postpartum pada Anemia Sedang dan Berat – Telaah Jurnal Alomedika
    Efek Asam Traneksamat pada Risiko Perdarahan Postpartum pada Anemia Sedang dan Berat – Telaah Jurnal Alomedika
  • Induksi Persalinan dengan Kateter Foley
    Induksi Persalinan dengan Kateter Foley
  • Efektivitas dan Keamanan Asam Traneksamat Untuk Perdarahan Post Partum
    Efektivitas dan Keamanan Asam Traneksamat Untuk Perdarahan Post Partum
  • Induksi Persalinan pada Kehamilan Postterm Sebaiknya Dilakukan sebelum Usia Gestasi 42 Minggu
    Induksi Persalinan pada Kehamilan Postterm Sebaiknya Dilakukan sebelum Usia Gestasi 42 Minggu
  • Oxytocin Intravena Vs Intramuskular sebagai Profilaksis Perdarahan Postpartum
    Oxytocin Intravena Vs Intramuskular sebagai Profilaksis Perdarahan Postpartum

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 01 Februari 2024, 18:45
Perdarahan postpartum karena SC
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, sya punya pasien di PKM, pasien mengalami perdarahan hingga anemi dok. Riwayat sebulan lalu post SC. Setelahnya dirujuk ke RS untuk ditranfusi. 2...
Anonymous
Dibalas 22 November 2023, 15:36
Kapan harus merujuk pasien post HPP dengan Hb rendah?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter. Izin berdiskusi..Bila hemoragic post partum sudah teratasi, keluhan pasien tidak ada, pusing (-), lemas (-), pengeluaran darah sudah normal...
Anonymous
Dibalas 24 Maret 2023, 22:06
Induksi persalinan di puskesmas
Oleh: Anonymous
4 Balasan
Alo dok.Izin bertanya, kapan kita bisa memutuskan induksi persalinan dg oxytocin jika setting nya di puskesmas ?Dan bagaimana prosedurnya yang tepat dlm...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.