Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Prognosis Restless Legs Syndrome general_alomedika 2024-05-13T14:31:07+07:00 2024-05-13T14:31:07+07:00
Restless Legs Syndrome
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Prognosis Restless Legs Syndrome

Oleh :
dr. Felicia
Share To Social Media:

Prognosis restless leg syndrome atau RLS pada pasien berusia ≥50 tahun cenderung akan memburuk lebih cepat disertai kualitas hidup yang lebih buruk. Akibat kesulitan tidur yang terganggu, pasien dapat mengalami gangguan konsentrasi, fungsi maupun kognitif di siang hari, bahkan depresi.[14]

Komplikasi

Komplikasi yang paling sering ditemukan pada RLS adalah gangguan memulai dan mempertahankan tidur. Hal ini karena periode RLS seringkali terjadi pada saat pasien istirahat. Gangguan tidur, terutama pada pasien dengan RLS bergejala sedang-berat, berhubungan dengan penurunan kualitas hidup, serta gangguan kognitif dan fungsional di siang hari.[2,14]

Pasien dengan RLS juga dapat mengalami peningkatan berat badan sampai dengan obesitas. Hal ini karena tidak dapat tidur di malam hari menyebabkan pasien cenderung makan untuk mengisi waktu tersebut. Selain itu, pasien juga berisiko mengalami depresi dan cemas, baik karena kesulitan tidur maupun karena efek samping obat, seperti gabapentin.[1,14]

Komplikasi lainnya adalah early morning rebound, yaitu munculnya gejala RLS di pagi hari karena efek obat yang diberikan sudah selesai. Untuk mengatasi hal ini, beberapa hal dapat dipertimbangkan, seperti mengubah jam pemberian obat, mengganti obat yang diberikan, atau meningkatkan dosis. Keputusan tersebut diambil setelah melakukan evaluasi dan pertimbangan klinis pasien secara keseluruhan.[1]

Prognosis

Prognosis RLS bergantung pada onset usia, kontrol faktor risiko, dan keparahan gejala. Umumnya, pada RLS gejala ringan, terapi nonmedikamentosa misalnya dengan sleep hygiene dan memperbaiki gaya hidup seperti tidak mengonsumsi kafein dan alkohol, dapat memperbaiki gejala. Gejala ringan dilakukan berdasarkan penilaian berdasarkan skoring the International RLS Study Group (IRLSSG) rating scale (IRLS).

Pada pasien dengan gejala sedang-berat, terapi nonmedikamentosa yang baik dapat mengurangi dosis keperluan. Pada RLS yang terjadi pada onset yang lebih tua (≥50 tahun), perjalanan penyakit biasanya lebih progresif dan gangguan tidur yang dialami seringkali lebih berat.[1,2,5,7,8,14]

 

Penulisan pertama oleh: dr. Ghifara Huda

Referensi

1. Klingelhoefer L, Cova I, Gupta S, Chaudhuri KR. A review of current treatment strategies for restless legs syndrome (Willis–Ekbom disease). Clin Med. 2014 Oct;14(5):520–4.
2. Silber MH, Buchfuhrer MJ, Earley CJ, Koo BB, Manconi M, Winkelman JW, et al. The Management of Restless Legs Syndrome: An Updated Algorithm. Mayo Clin Proc. 2021 Jul 1;96(7):1921–37.
5. Mansur A, Castillo PR, Rocha Cabrero F, Bokhari SRA. Restless Legs Syndrome. In: StatPearls. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2024. http://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK430878/
7. Guo S, Huang J, Jiang H, Han C, Li J, Xu X, et al. Restless Legs Syndrome: From Pathophysiology to Clinical Diagnosis and Management. Front Aging Neurosci. 2017;9:171.
8. Memon MD, Faiz S, Zaveri MP, Perry JC, Schuetz TM, Cancarevic I. Unraveling the Mysteries of Restless Leg Syndrome. Cureus. 2020 Oct 14;12(10):e10951.
14. Didato G, Di Giacomo R, Rosa GJ, Dominese A, de Curtis M, Lanteri P. Restless Legs Syndrome across the Lifespan: Symptoms, Pathophysiology, Management and Daily Life Impact of the Different Patterns of Disease Presentation. Int J Environ Res Public Health. 2020 Jan;17(10):3658.

Penatalaksanaan Restless Legs Sy...
Edukasi dan Promosi Kesehatan Re...

Artikel Terkait

  • Obat yang Berpotensi Mencetuskan Restless Legs Syndrome
    Obat yang Berpotensi Mencetuskan Restless Legs Syndrome
Diskusi Terbaru
dr. Siti Wahida Aminina
Dibalas kemarin, 13:41
Sertifikat dr alomedika di tolak di plafom skp
Oleh: dr. Siti Wahida Aminina
2 Balasan
Izin bertanya, adakah sertifikat dokter dokter di tolak dr flatfom skp, kenapa ya? Apa salah masukkan data apa gimana?
dr. Eunike
Dibalas kemarin, 18:00
Tinea di groin yang berulang - ALOPALOOZA Dermatologi
Oleh: dr. Eunike
2 Balasan
Alo Dok. Pasien perempuan 40 tahun dengan keluhan gatal dan rash di selangkangan berulang, apakah perlu salep antijamur kombinasi dengan steroids, ya, karena...
dr.Eurena Maulidya Putri P
Dibalas 23 jam yang lalu
Ikuti Webinar ber-SKP Kemkes - Cegah Preeklamsia dengan Suplementasi Kalsium - Selasa, 27 Mei 2025, Pukul 11.00 – 12.30 WIB
Oleh: dr.Eurena Maulidya Putri P
3 Balasan
ALO Dokter!Ikuti Webinar Alomedika ber-SKP Kemkes "Cegah Preeklamsia dengan Suplementasi Kalsium" untuk mempelajari seberapa efektif kalsium dalam mencegah...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.