Masuk atau Daftar

Alo! Masuk dan jelajahi informasi kesehatan terkini dan terlengkap sesuai kebutuhanmu di sini!
atau dengan
Facebook
Masuk dengan Email
Masukkan Kode Verifikasi
Masukkan kode verifikasi yang telah dikirimkan melalui SMS ke nomor
Kami telah mengirim kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Kami telah mengirim ulang kode verifikasi. Masukkan kode tersebut untuk verifikasi
Terjadi kendala saat memproses permintaan Anda. Silakan coba kembali beberapa saat lagi.
Selanjutnya

Tidak mendapatkan kode? Kirim ulang atau Ubah Nomor Ponsel

Mohon Tunggu dalam Detik untuk kirim ulang

Apakah Anda memiliki STR?
Alo, sebelum melanjutkan proses registrasi, silakan identifikasi akun Anda.
Ya, Daftar Sebagai Dokter
Belum punya STR? Daftar Sebagai Mahasiswa

Nomor Ponsel Sudah Terdaftar

Nomor yang Anda masukkan sudah terdaftar. Silakan masuk menggunakan nomor [[phoneNumber]]

Masuk dengan Email

Silakan masukkan email Anda untuk akses Alomedika.
Lupa kata sandi ?

Masuk dengan Email

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk akses Alomedika.

Masuk dengan Facebook

Silakan masukkan nomor ponsel Anda untuk verifikasi akun Alomedika.

KHUSUS UNTUK DOKTER

Logout
Masuk
Download Aplikasi
  • CME
  • Webinar
  • E-Course
  • Diskusi Dokter
  • Penyakit & Obat
    Penyakit A-Z Obat A-Z Tindakan Medis A-Z
Etiologi Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB) general_alomedika 2026-01-12T08:53:03+07:00 2026-01-12T08:53:03+07:00
Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)
  • Pendahuluan
  • Patofisiologi
  • Etiologi
  • Epidemiologi
  • Diagnosis
  • Penatalaksanaan
  • Prognosis
  • Edukasi dan Promosi Kesehatan

Etiologi Infeksi Saluran Pernapasan Bawah (ISPB)

Oleh :
dr.Nailla Fariq Alfiani
Share To Social Media:

Etiologi infeksi saluran pernapasan bawah (ISPB) melibatkan berbagai patogen, termasuk virus respiratory syncytial virus (RSV) dan influenza, bakteri Streptococcus pneumoniae dan Haemophilus influenzae, serta infeksi jamur pada populasi imunokompromais. Faktor risiko meliputi usia balita dan lansia, paparan polusi, kebiasaan merokok, serta penggunaan ventilator. Malnutrisi, anemia, dan penyakit kronis juga merupakan faktor risiko.[1–3,5–7,11,12,14–16].

Virus

Virus merupakan penyebab utama ISPB pada anak dan dewasa muda. Virus yang paling banyak dikaitkan dengan ISPB adalah RSV, influenza, parainfluenza, dan adenovirus. Virus lainnya mencakup COVID-19. Infeksi virus sering menyebabkan inflamasi difus pada saluran pernapasan bawah, mengganggu pertukaran gas, dan meningkatkan risiko infeksi sekunder oleh bakteri.[1–3,5,12–15]

Bakteri

Patogen bakteri yang umum dikaitkan dengan ISPB mencakup Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae, Staphylococcus aureus, dan Klebsiella pneumoniae. Bakteri ini dapat mengkolonisasi saluran pernapasan bawah setelah menginvasi pertahanan primer paru, seperti barier mukosilier dan makrofag alveolar, dan sering menjadi penyebab pneumonia berat, termasuk ventilator associated pneumonia (VAP).[1,2,5–9]

Jamur

Jamur seperti Aspergillus spp. atau Candida spp. dapat menyebabkan ISPB yang muncul sebagai komplikasi pada pasien dengan imunosupresi, penyakit hematologi, atau penggunaan antibiotik jangka panjang. Contoh kondisi yang meningkatkan kemungkinan infeksi jamur sebagai etiologi ISPB adalah HIV dan penggunaan kemoterapi.[7,13–16]

Faktor Risiko

Beberapa faktor risiko terjadinya ISPB antara lain usia, jenis kelamin, malnutrisi, kebiasaan merokok, paparan polusi udara, dan kondisi imunokompromais.

Usia

Lansia memiliki insidensi ISPB yang tinggi dengan manifestasi yang lebih berat dan angka mortalitas lebih tinggi. Pada anak balita, ISPB terutama pneumonia masih menjadi penyebab morbiditas yang tinggi setiap tahunnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh faktor risiko lain seperti riwayat berat badan lahir rendah, tidak memperoleh ASI eksklusif, dan imunisasi yang tidak lengkap.[1,2,11,12]

Malnutrisi dan Anemia

Kondisi malnutrisi dan anemia meningkatkan risiko ISPB terutama pada anak usia <5 tahun. Angka mortalitas akibat ISPB juga meningkat pada kondisi malnutrisi.[14,16]

Penyakit Kronis

Penyakit kronis, seperti penyakit kardiovaskular, asma, dan penyakit paru kronis lainnya meningkatkan risiko infeksi dan komplikasi ISPB.[1,7]

Paparan Lingkungan

Penelitian pada anak balita menunjukkan bahwa paparan terhadap asap rokok dapat meningkatkan risiko ISPB. Penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara kejadian ISPB dengan adanya anggota keluarga yang merokok di rumah.

Polusi udara di lingkungan rumah tinggal akibat penggunaan bahan bakar misalnya minyak tanah untuk memasak, terbukti meningkatkan risiko ISPB pada anak dan dewasa. Ventilasi rumah yang tidak baik juga memiliki pengaruh terhadap risiko ISPB.[1–3,14]

Penggunaan Ventilator

Ventilator dapat memfasilitasi masuknya bakteri ke saluran pernapasan bawah.[7,15]

Kondisi Imunokompromais

ISPB merupakan salah satu infeksi yang banyak ditemukan pada pasien dengan kondisi imunokompromais. Sering kali ISPB pada kondisi imunokompromais memiliki gejala yang atipikal. Selain oleh karena infeksi virus dan bakteri, infeksi jamur juga banyak ditemukan pada pasien imunokompromais.[7,13-16]

 

 

Penulisan pertama oleh: dr. Saphira Evani

Referensi

1. Malakounidou E, Tsiri P, Theochari E, Koulousousa E, Karampitsakos T, Tzouvelekis A. Lower respiratory tract infections treatment recommendations: An overview. Pneumon, 36(3), 17. 2023. https://doi.org/10.18332/pne/163184
2. Hussain SM, Rumaisa N, Keshav J. Understanding Lower Respiratory Tract Infection: A Comprehensive Review of Associated Risk Factors. Ann Pulm Res Med. 2024; 2(1): 1006. 2024. https://www.remedypublications.com/open-access/understanding-lower-respiratory-tract-infection-a-comprehensive-review-of-associated-10135.pdf
3. Gan Y, Hu Y, Dong H, Wu L, Niu Y. Causes of Lower Respiratory Tract Infections and the Use of Diagnostic Biomarkers in Blood Samples from Children in Hohhot, Inner Mongolia, China, Between July 2019 and June 2020. Medical science monitor : international medical journal of experimental and clinical research, 28, e934889. 2022. https://doi.org/10.12659/MSM.934889
5. Ulsamer A, Bonilla S, Pérez-Fernández X, Rello J, Sabater-Riera J. The pathogenesis of ventilator-associated pneumonia: old and new mechanisms. Expert Review of Respiratory Medicine, 19(7), 655–671. 2025. https://doi.org/10.1080/17476348.2025.2493366
6. Duyu M, Karakaya Z. Viral etiology and outcome of severe lower respiratory tract infections among critically ill children admitted to the PICU. Med Intensiva. 2021;45(8):447–458. doi:10.1016/j.medine.2020.04.011. 2021. https://www.medintensiva.org/en-viral-etiology-outcome-severe-lower-articulo-S2173572721001259
7. Scaglione G, Canuti M, Offer M, et al. Burden and Outcomes of Severe Lower Respiratory Tract Infections with Unknown Etiology: A Retrospective Observational Study on Epidemiological Trends Over an 8-Year Period (2016–2024). Infect Dis Ther 14, 1075–1087. 2025. https://doi.org/10.1007/s40121-025-01148-9
8. Byungsun Y, Ilha Y, Eu SK, et al. Etiology of Community Acquired Lower Respiratory Tract Infection (LRTI) in Children, Open Forum Infectious Diseases, Volume 10, Issue Supplement_2, 2023, ofad500.2219. 2023. https://doi.org/10.1093/ofid/ofad500.2219
9. Martin-Loeches I, Torres A, Nagavci B, et al. ERS/ESICM/ESCMID/ALAT guidelines for the management of severe community-acquired pneumonia. Intensive Care Med. 2023 Jun;49(6):615-632. doi: 10.1007/s00134-023-07033-8
11. Sürücü Kara I, Aydın Peker N, Arslan YK, Topal İ. Risk Factors for Lower Respiratory Tract Infection and Recurrent Lower Respiratory Tract Infection in Children. Van Med J. 2024;31(1):53-59. doi:10.5505/vmj.2024.97105. 2024. https://jag.journalagent.com/vmj/pdfs/VMJ_31_1_53_59.pdf
12. Ralston SL, Lieberthal AS, Meissner HC, et al. Clinical Practice Guideline: The Diagnosis, Management, and Prevention of Bronchiolitis. Pediatrics (2014) 134 (5): e1474–e1502.
13. Yoo B, Yune I, Kang D, Cho Y, Lim SY, Yoo S, Kim M, Kim JS, Kim D, Lee HY, Baek RM, Jung SY, Kim ES, Lee H. Etiology and Clinical Prediction of Community-Acquired Lower Respiratory Tract Infection in Children. J Korean Med Sci. 2025 Jan;40(2):e5. doi:10.3346/jkms.2025.40.e5. 2025.
14. Kalgo ZM, Amin BM, Muhammed B, Saka HK. Prevalence and risk factors for lower respiratory tract infection: a multicenter study at Kebbi State, Nigeria. Int J Adv Health Sci Technol. 2023;3(1):60-67. doi:10.35882/ijahst.v3i1.170. 2023. https://ijahst.org/index.php/ijahst/article/view/170
15. Thaver L, Zar HJ. Determining the aetiology of lower respiratory tract illness in children. African journal of thoracic and critical care medicine, 30(2), e2378. 2024. https://doi.org/10.7196/AJTCCM.2024.v30i2.2378
16. Tailor D, Bamnawat S, Sareen D, Jain S. Association of anemia with acute lower respiratory tract infection in children aged 2 months to 5 years. International Journal of Contemporary Pediatrics, 10(7), 1053–1056. 2023. https://doi.org/10.18203/2349-3291.ijcp20231841

Patofisiologi Infeksi Saluran Pe...
Epidemiologi Infeksi Saluran Per...

Artikel Terkait

  • Dexamethasone untuk Mempercepat Waktu Pemulihan Pasien Anak dengan Pneumonia Komunitas
    Dexamethasone untuk Mempercepat Waktu Pemulihan Pasien Anak dengan Pneumonia Komunitas
  • Red Flag Noisy Breathing pada Bayi
    Red Flag Noisy Breathing pada Bayi
  • Red Flags Batuk pada Bayi dan Anak
    Red Flags Batuk pada Bayi dan Anak
  • Manajemen PPOK Menurut Pedoman GOLD 2023
    Manajemen PPOK Menurut Pedoman GOLD 2023
  • Pedoman Penanganan PPOK 2025 – Ulasan Guideline Terkini
    Pedoman Penanganan PPOK 2025 – Ulasan Guideline Terkini

Lebih Lanjut

Diskusi Terkait
Anonymous
Dibalas 25 November 2025, 09:38
Sesak napas pada anak usia 8 bulan dengan riwayat bronkopneumonia
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo Dokter, Assalamualaikum.. sy memiliki pasien anak usia 8 bulan BB 7 kg. keluhan sesak disertai demam . Keluhan tanpa disertai batuk flu. Pasien punya...
Anonymous
Dibalas 25 September 2025, 18:32
Tbc reinfeksi atau bronchopneumonia? Bagaimana melakukan diagnosisnya?
Oleh: Anonymous
2 Balasan
Alo dokter, izin diskusi dok. Pasien anak 3 tahun datang dgn keluhan demam 4 mgg,batuk4 mgg, bb turun tidak ada kontak tbc skrg, kgb tdk membesar, rontgen...
dr.Meidina
Dibalas 01 Juli 2025, 22:25
Diagnosis sesak yang tepat? - ALOPALOOZA Paru-paru
Oleh: dr.Meidina
1 Balasan
Pasien laki-laki usia 62th datang ke IGD dengan keluhan utama sesak napas meningkat sejak 2 hari yll, sesak hilang timbul, sesak tidak menciut, meningkat...

Lebih Lanjut

Download Aplikasi Alomedika & Ikuti CME Online-nya!
Kumpulkan poin SKP sebanyak-banyaknya!

  • Tentang Kami
  • Advertise with us
  • Syarat dan Ketentuan
  • Privasi
  • Kontak Kami

© 2024 Alomedika.com All Rights Reserved.